depresi tagged posts

Kenali Penyebab Gangguan Jiwa Ini dan Hindari!

Pembicaraan mengenai masalah kesehatan jiwa dan mental dewasa ini makin tidak dianggap tabu. Pasalnya, disadari betul bahwa sejatinya banyak orang di dunia yang terdeteksi mengalami gangguan jiwa dengan berbagai jenisnya.

Mengutip data Institute for Health Metrics and Evaluation, jumlah orang yang mengalami gangguan jiwa di dunia pada tahun 2017 telah mencapai 792 juta jiwa. Jumlah tersebut setara dengan 10,7% dari total penduduk bumi pada waktu yang sama. Gangguan jiwa yang dialami penduduk dunia sangat beraneka rupa, mulai dari yang gangguan emosi sampai pada gangguan psikotik yang membuat penderitanya kerap mengalami halusinasi berkepanjangan.

Anda pun bisa rentan mengalami gangguan jiwa. Pasalnya, banyak faktor risiko yang berpengaruh pada kesehatan mental dan jiwa seseorang. Berikut ini adalah beberapa penyabab gangguan jiwa yang umum didapati pada penderitanya. Mengenali dan menghindari penyebab-penyebab gangguan jiwa di bawah ini menjadi lebih bijak agar Anda memperoleh kesehatan mental yang lebih terjamin.

  1. Faktor Keturunan

Penyebab gangguan jiwa yang satu ini memang sangat sulit dihindari. Soalnya, ketika Anda memiliki keluarga yang memiliki masalah terkait kejiwaan, faktor risiko Anda terkena gangguan jiwa akan lebih besar. Namun tenang saja, faktor risiko yang bersumber keturunan ini baru akan terpacu apabila didukung sejumlah faktor risiko lainnya.

  • Paparan Virus dan Kimia

Faktor risiko ini umumnya akan diturunkan dari ibu kepada bayi yang dikandungnya. Terpaparnya sang ibu hamil terhadap virus tertentu ataupun bahan kimia tertentu bisa dengan mudah membentuk gangguan jiwa pada buah hatinya semenjak di dalam kandungan.

  • Cedera Otak

Ketika Anda mengalami cedera di bagian kepala, berhati-hatilah. Pasalnya, cedera tersebut bisa sangat berpengaruh pada kinerja otak Anda yang turut menyumbang risiko cukup besar bagi kesehatan mental.

  • Kondisi Medis

Orang-orang yang mengidap penyakit tertentu terpantau lebih rentan mengalami gangguan jiwa. Contohnya orang-orang yang merupakan penderita kanker akan mudah menjumpai masalah kesehatan jiwa karena adanya efek putus asa dan rasa lelah berkepanjangan terhadap pengobatan yang dijalani.

  • Pelecehan

Pelecehan ataupun penindasan yang dialami seseorang akan sangat berpengaruh pada kesehatan jiwa. Seseorang yang ketika kecil atau masa remajanya kerap dirundung atau dilecehkan berisiko besar mengalami gangguan jiwa sampai ia tua.

  • Alkohol dan Narkoba

Alkohol dan narkoba pada dasarnya bisa memberikan efek ketergantungan akibat halusinasi yang didapatkan penggunanya. Efek halusinasi ini berpengaruh pada kerja otak dan berujung pada masalah kesehatan mental di kemudian hari. Rasa ketergantungan untuk terus mengonsumsi alkohol dan narkoba juga membuat penderita mudah stres dan mengalami gangguan jiwa yang serius.

  • Jumlah Teman

Jumlah teman ternyata sangat berpengaruh pada kesehatan mental Anda. Orang yang memiliki banyak teman cenderung lebih sulit terkena gangguan mental. Sementara itu, orang-orang yang hanya sedikit memiliki teman akan lebih berisiko menghadapi masalah kesehatan mental yang serius.

  • Rasa Sepi

Rasa sepi tidak melulu terkait dengan kondisi ramai atau lenggangnya suatu ruangan. Rasa sepi terbentuk dari diri sendiri dan umumnya terjadi karena ada ketidakcocokan kepribadian antara diri sendiri dengan orang-orang di sekitar. Rasa sepi yang kuat pada diri seseorang cenderung membuat orang tersebut akan mengalami gangguan jiwa yang berkepanjangan.

***

Beberapa penyebab gangguan jiwa memang hampir tidak bisa dihindari. Namun, ada juga faktor-faktor risiko yang sebenarnya bisa Anda minimalkan agar bisa terselamatkan dari gangguan jiwa. Kenali semua faktornya dan jadilah bijak untuk memilih menghindarinya demi kesehatan mental Anda.

More