Pembengkakan Limpa, Apakah Bisa Jadi Pertanda Kanker?

Pembengkakan limpa atau disebut splenomegali biasanya ditandai dengan rasa tidak nyaman di perut bagian kiri atas. Umumnya, tanda  ini tidak dianggap serius padahal bisa jadi terdapat bahaya dibaliknya.

Bengkaknya limpa mengakibatkan tekanan pada organ lain di sekitarnya sehingga memengaruhi aliran darah menuju limpa dan menyebabkan limpa tidak berfungsi dengan baik. Kanker menjadi salah satu kemungkinan pembengkakan limpa, bisa jadi leukima atau limfoma.

Leukimia

Sel leukimia menyebabkan pembengkakan pada limpa maupun hati. Biasanya penderita sering  merasa kekenyangan atau perut penuh meskipun makan sedikit. Namun, dianosa tetap harus dilanjutkan untuk memastikan penyakit yang diderita. Meskipun, kondisi organ-organ ini tertutup oleh tulang rusuk bawah, dokter dapat mendeteksi bila ada kejadian pembengkakan.

Leukimia merupakan jenis kanker darah akibat pertumbuhan sel darah putih yang tidak terkontrol. Sama-sama jenis kanker darah, perbedaan leukimia dan limfoma terletak dali permulaan tumbuhnya kanker. Leukimia bermula di sumsum tulang belakang, sedangkan limfoma bermula di kelenjar getah bening.  

Tanda dan gejala leukimia secara umum diantaranya adalah penurunan berat badan yang tidak diharapkan, demam, berkeringat di malam hari, dan kehilangan nafsu makan. Sedangkan, tanda dan gejala yang lebih spesifik, diantaranya:

  • Mudah lelah dan lemas
  • Pusing
  • Nafas pendek
  • Pucat
  • Infeksi yang tidak kunjung sembuh
  • Memar merah atau ungu di kulit
  • Pendarahan, bisa dalam bentuk mimisan, pendarahan gusi, atau menstruasi dengan volum darah yang melebihi normal

Jika telah menyebar, kanker dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di dekat permukaan tubuh sehingga timbul benjolan di bagian leher, ketiak, atau selangkangan yang bisa dilihat mata. Pembengkakan juga bisa terjadi pada kelenjar getah bening di dada atau perut, namun harus dideteksi menggunakan CT scan atau MRI.

Beberapa bentuk perawatan dan pengobatan leukimia yaitu kemoterapi, targeted therapy, imunoterapi, tindakan operasi, radiasi, dan stem sel. Perawatan dan pengobatan tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien, jenis leukimia, dan kemampuan pasien menerima efek samping obat.  

Limfoma

Limfoma juga merupakan salah satu jenis kanker darah yang menyebabkan sel limfosit tumbuh tidak terkendali. Limfosit berfungsi sebagai sistem imun yang mencegah timbulnya infeksi. Penyakit ini tergolong jarang ditemui dan umumnya menyerang orang berusia 60 tahun ke atas.

Limfoma secara umum dibagi menjadi dua tipe yaitu Hodgkin’s lymphoma dan non-Hodgkin’s lymphoma. Tanda dan gejala limfoma hampir mirip dengan leukimia, diantaranya adalah:

  • Nyeri dan bengkak pada nodus limfa bagian leher, ketiak, atau selangkangan
  • Kelelahan yang terus menerus
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Penurunan berat bedan yang tidak diinginkan
  • Nafas pendek
  • Kulit gatal

Setalah mendapatkan hasil diagnosa secara pasti, perawatan dan pengobatan yang akan dilakukan yaitu pengawasan aktif yang dilakukan apabila sel berjalan lambat, kemoterapi, rasiasi, tranplantasi sumsum tulang belakang, dan obat-obatan.

Kemungkinan lain

Tidak semua pembengkakan limpa disebabkan oleh kanker, bisa juga disebabkan kondisi lain. Hal ini tergantung pada tanda dan gejala yang dialami, agar lebih tepat sebaiknya perlu dilakukan konsultasi dengan dokter. Beberapa kemungkinan pembengkakan limpa lainnya:

  • Malaria
  • Gagal jantung
  • Sirosis atau kerusakan organ hati
  • Tumor limpa atau organ lain yang sudah menyebar ke limpa
  • Infeksi virus, bakteri, atau parasit lain
  • Autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis
  • Kelainan sel sabit
  • Gangguan metabolisme, seperti Gaucher dan Niemann-Pick

Jika telah terjadi pembengkakan limpa, pasien sebaiknya mengubah gaya hidup yang mampu membantu perbaikan penyakit. Hindari olahraga yang berat serta pastikan juga menggunakan sabuk pengaman ketika berada di mobil agar melindungi organ limpa jika terjadi guncangan. Perawatan yang baik dan sesuai prosedur diharapkan bisa mengembailkan kondisi limpa dan pasien bisa sehat kembali.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>