Category Hidup Sehat

manfaat bekam bagi kesehatan

Apa Itu Bekam dan Manfaatnya bagi Kesehatan?

Bekam merupakan salah satu metode pengobatan yang mungkin pernah Anda dengar sekilas. Bekam merupakan terapi pengobatan kuno yang dilakukan dengan hisapan pada kulit dengan menggunakan alat khusus sehingga menyebabkan perubahan warna. Bekam kadang dikombinasikan dengan pijat, akupuntur dan terapi alternatif lainnya.

Bekam dilakukan dengan menarik cairan ke area permukaan kulit terjadi perubahan warna pada permukaannya yang mirip memar. Bekam telah populer di budaya Mesir, Cina, dan Timur Tengah sejak ribuan tahun lalu, tetapi semakin banyak orang di seluruh dunia yang mengadopsinya. Selebritas dan atlet telah mempopulerkannya di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

Apa Saja Manfaat Bekam Bagi Kesehatan?

Menurut teori para penggunanya, bekam dianggap mampu meningkatkan penyembuhan dan digunakan secara luas untuk mengatasi otot yang sakit. Beberapa manfaat lain bekam antara lain:

  • Mengatasi nyeri punggung dan leher
  • Mengatasi masalah kulit seperti jerawat
  • Menurunkan kolesterol
  • Menyembuhkan migrain
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jika bekam dianggap mampu mengatasi masalah kesehatan di atas, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara kerjanya? Dari perspektif biologis, tidak jelas bagaimana penerapan metode hisap dan pengambilan darah ke area di bawah kulit bisa memberikan semua manfaat ini.

Peninjauan ulang tentang bekam baru-baru ini menggambarkan metode ini sebagai pengobatan yang dapat memperkuat daya tahan tubuh, memulihkan keseimbangan antara kekuatan positif dan negatif, menghilangkan faktor penyebab penyakit, dan meningkatkan sirkulasi darah. Namun bagaimana tepatnya masih belum bisa dijelaskan.

Apakah Bekam Terbukti Ampuh?

Ada beberapa penelitian yang mencoba membuktikan ini, tapi sayangnya tidak ada yang bisa memberikan jawaban yang meyakinkan. Faktanya, tinjauan ulang tahun 2015 menemukan bahwa bekam mungkin memberikan manfaat untuk mengurangi nyeri leher atau punggung kronis, tetapi bukti ini masih belum dianggap kuat.

Apakah Bekam Memiliki Efek Samping?

Kebanyakan ahli setuju bahwa bekam itu aman. Selama pasien tidak keberatan dengan perubahan warna yang mencolok pada kulit (yang akan memudar selama beberapa hari atau minggu), efek samping cenderung terbatas pada rasa sakit mirip cubitan yang dirasakan selama prosedur dilakukan. Tidak pernah ada laporan bahwa bekam membawa efek negatif, tapi beberapa masalah alergi kulit memang pernah terjadi.

Lantas bagaimana kesimpulannya? Jika Anda pernah mencoba bekam dan merasa ini ada khasiatnya untuk masalah kesehatan yang Anda alami, mungkin meneruskannya adalah opsi terbaik. Tapi jika Anda ingin mencari metode penyembuhan lain, maka itu juga tidak masalah.

Meski baru kemungkinan besar reaksi yang dirasakan oleh pelaku bekam adalah efek placebo (semacam sugesti), namun bukan tidak mungkin kita benar-benar bisa menemukan manfaat pasti yang meyakinkan dari bekam. Untuk klaim yang menyebut bahwa bekam membawa efek positif, kita masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

More
kondisi kesehatan pencernaan

Pastikan Kondisi Kesehatan Pencernaan dengan Mengenali Tipe dan Warna Kotoran Anda

Kondisi pencernaan dapat diperkirakan dengan kotoran atau feses yang dikeluarkan saat buang air besar. Kotoran yang dikeluarkan manusia memiliki beragam tipe dan warna. Untuk memahami keadaan feses, Anda dapat merujuk pada skala tips dan warna feses beserta penjelasannya. Berikut ini adalah ulasan mengenai kondisi pencernaan berdasarkan tipe dan warna kotoran.

Tipe Kotoran
Tipe kotoran biasanya bergantung pada bentuk dan tekstur dari kotoran itu sendiri. Biasanya hal ini dapat dipengaruhi oleh asupan makanan dan lama kotoran berada di usus besar.


Tipe 1
Kotoran tipe 1 tampak telah menghabiskan waktu yang lama di usus dan sulit untuk keluar dengan bentuk yang keras, kecil-kecil, dan kering. Jika feses Anda terlihat seperti ini, Anda mungkin sedang mengalami konstipasi. Jika hal ini terjadi lebih lama dari satu minggu, segera konsultasikan pada dokter untuk mencari tahu apa penyebabnya.

Tipe 2
Kotoran tipe 2 juga merupakan pertanda bahwa Anda sedang mengalami sembelit. Teksturnya juga padat dan keras, tetapi tidak sekering tipe 1. Cobalah untuk mendapatkan lebih banyak serat dalam asupan makan harian dan minum lebih banyak air untuk menggerakkan organ pencernaan menjadi lebih lancar.

Tipe 3
Dokter menganggap kotoran seperti tipe 3 merupakan jenis normal dengan tekstur dan konsentrasi yang cukup padat dan lunak sehingga mudah dikeluarkan. Kotoran tipe ini tidak akan membuat Anda lama berada di toilet untuk buang air besar.

Tipe 4
Untuk kotoran tipe 4, memiliki diameter yang lebih besar dari tipe 3. Diameter yang besar menandakan waktu transit yang sedikit lebih lama atau adanya asupan serat dalam makanan.

Tipe 5
Kotoran tipe 5 relatif mudah untuk dikeluarkan, biasanya diikuti dengan rasa mulas untuk pergi ke kamar mandi. Waspadai karena bisa jadi itu merupakan tanda diare ringan.

Tipe 6
Kotoran tipe 6 seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman karena muncul dengan rasa perut melilit. Jika Anda mendapatkan kotoran tipe ini lebih dari tiga kali sehari, bisa dipastikan Anda mengalami diare. Pastikan untuk minum banyak cairan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Tipe 7
Kotoran ini bergerak sangat cepat melalui usus Anda karena bentuknya yang sangat cair. Pastikan untuk segera menemui dokter jika Anda mengalaminya lebih dari 3 hari. Apalagi jika diikuti dengan tanda-tanda dehidrasi lainnya, seperti mulut kering, mengantuk, sakit kepala, atau pusing.

Warna Kotoran
Warna kotoran dapat berbeda-beda bergantung pada asupan makanan dan pengaruh dari empedu. Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan warna kotoran berikut ini.

Coklat
Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, warna kotoran bergantung dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya pola makan dan pengaruh empedu. Dalam hal ini empedu merupakan cairan kuning-hijau yang membantu tubuh mencerna lemak. Maka, warna tinja yang sehat harus mencerminkan campuran semua warna makanan yang Anda makan dan cairan empedu tersebut. Secara umum, warna cokelat dengan sedikit kehijauan masih dianggap normal.

Hijau
Kotoran berwarna hijau tentu akan membuat Anda bingung, tetapi jangan khawatir. Warna kotoran hijau sesekali bukanlah masalah dan tidak akan menandakan hal serius. Kondisi ini dapat disebabkan karena Anda makan banyak sayuran hijau (yang baik) atau terlalu banyak mengonsumsi pewarna makanan hijau (kurang baik). Selain itu, warna hijau juga dapat disebabkan makanan yang melaju cepat saat melalui sistem pencernaan. Ini bisa juga menjadi tanda diare.

Kemerahan
Tidak jarang pula kotoran tampak berwarna kemerahan. Warna ini dapat berasal dari pewarna makanan merah atau asupan obat yang juga berwarna merah. Jangan khawatir karena jika itu penyebabnya, kotoran Anda akan kembali seperti biasa dalam waktu segera. Namun, hati-hati jika warna merah di feses merupakan warna dari darah. Sebab, itu dapat menandakan adanya pendarahan di usus besar Anda. Terkadang darah juga bisa berasal dari dubur yang tergores atau akibat wasir. Jika ini yang terjadi, segera konsultasikan kondisi Anda pada dokter.

Hitam
Mengonsumsi suplemen zat besi dapat menyebabkan kotoran menjadi berwarna hitam. Namun, apabila tidak, ada baiknya untuk segera mengonsultasikan kondisi Anda pada dokter. Kotoran hitam dengan tekstur kering menandakan adanya gejala darah tinggi pada saluran pencernaan.

Warna Terang
Kotoran berawarna kuning terang merupakan kondisi yang baik-baik saja pada bayi yang masih mendapatkan ASI eksklusif. Namun, jika terjadi pada orang dewasa, itu bisa menjadi pertanda bahwa asupan Anda terlalu banyak lemak. Selain itu, kotoran dengan warna terang juga bisa berarti tubuh Anda kesulitan menyerap nutrisi seperti seharusnya. Jika Anda mendapati kotoran Anda berwarna terang, segera konsultasikan pada dokter. Apalagi jika kotoran Anda tampak berwarna putih yang berarti mengandung kapur. Hal ini bisa terjadi akibat efek samping dari beberapa obat atau tanda bahwa saluran empedu Anda tersumbat.

More