Organ Pencernaan Manusia dan Fungsinya

sistem dan organ pencernaan manusia serta proses dan fungsinya

Organ pencernaan manusia adalah proses yang dilakukan oleh sekelompok organ dalam tubuh manusia untuk memecah dan mengolah makanan demi menyerap nutrisinya. Nutrisi yang didapat akan disalurkan ke seluruh tubuh untuk digunakan sebagai energi serta menjaga fungsi organ lainnya. Sementara itu, sisa makanan yang tidak dapat diuraikan, dicerna, atau diserap akan dikeluarkan lewat urine saat buang air kecil atau feses saat buang air besar. Sistem pencernaan makanan diatur oleh otak yang dibantu oleh komponen lainnya (seperti saraf, hormon, dan enzim) agar fungsi setiap organ dan proses kerjasama di antaranya berjalan seirama dengan teratur. 

Sistem pencernaan manusia terdiri dari saluran berupa “selang” panjang berulir yang dimulai berurutan dari mulut, tenggorokan, dan berakhir di anus.Sepanjang saluran ini, ada organ ‘aksesori’ lain yang juga berfungsi penting untuk membantu kelancaran pencernaan, seperti kantong empedu, hati, dan pankreas. Sementara itu, organ pencernaan manusia yang utama dibagi menjadi dua kelompok, yaitu organ padat dan organ tidak padat (yang berbentuk seperti kantong).Organ pencernaan manusia yang masuk dalam alat pencernaan tidak padat adalah mulut, esofagus, lambung, usus besar, usus kecil, dan anus. Sebaliknya, organ yang masuk dalam alat pencernaan padat adalah hati, pankreas, dan empedu. Berikut ini adalah daftar alat alias organ pencernaan manusia dan fungsinya secara berurutan beserta fungsinya, dari atas hingga bawah:

  1. Mulut

Mulut merupakan pintu gerbang saluran pencernaan manusia. Saat kita mengunyah, proses pencernaan makanan sebenarnya sudah dimulai. Bahkan sebelum makanan masuk ke mulut, sistem pencernaan kita sudah bersiap-siap dengan mengeluarkan air liur untuk membasahi mulut.

  1. Tenggorokan

Organ yang dalam bahasa medis disebut faring ini merupakan jalan yang digunakan makanan untuk menuju esofagus. Saat makanan yang sudah hancur masuk ke tenggorokan, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu:

  • Makanan bisa melewati jalur yang tepat, yaitu ke esofagus untuk lalu menuju lambung.
  • Makanan justru masuk ke jalur yang salah menuju ke saluran napas. Kemungkinan kedua inilah yang membuat kita bisa tersedak.
  1. Esofagus

Esofagus adalah organ bagian dari sistem pencernaan dengan bentuk seperti tabung berotot yang letaknya membentang dari faring hingga ke lambung. Melalui suatu mekanisme gerakan meremas yang dinamakan gerakan peristaltik, esofagus akan mengantarkan makanan ke lambung.

  1. Lambung

Alat pencernaan manusia selanjutnya adalah lambung. Selain menyimpan makanan, lambung juga berperan dalam mencampur dan menghancurkan makanan menjadi bentuk yang lebih mudah diserap.

  1. Usus halus

Organ ini masih akan terus mengolah makanan menggunakan enzim yang diproduksi oleh pankreas dan hati. Duodenum bertugas untuk terus memecah makanan dan mengolahnya. Sementara itu, jejunum dan ileum berperan agar nutrisi yang ada pada makanan bisa diserap oleh tubuh.

  1. Usus besar

Setelah itu, makanan akan menuju usus besar. Di sini makanan yang masuk adalah sisa-sisa dari pencernaan dan akan dipindahkan menuju ke rektum, lalu anus. Namun sebelumnya, air yang terdapat di sisa-sisa tersebut akan dihilangkan, sehingga konsistensinya lebih padat.

  1. Rektum

Rektum merupakan sebuah “ruangan” yang menghubungkan usus besar dan anus. Fungsi organ pencernaan ini adalah untuk menerima sisa makanan yang sudah berubah menjadi feses, dan menyimpannya.

  1. Anus

Anus merupakan pintu terakhir dari sistem pencernaan manusia. Organ ini terdiri dari otot yang digunakan untuk menjaga dan menahan feses keluar dari rektum jika belum saatnya. Selain itu, otot ini juga akan mencegah kita buang air besar secara spontan saat tidur.

More

Cara Mudah Melakukan Manuver Epley di Rumah

Manuver Epley adalah salah satu teknik pengobatan gejala vertigo atau benign paroxysmal positional vertigo (BPPV). Penyebab BPPV sendiri adalah adanya masalah pada bagian dalam telinga Anda, yaitu adanya saluran setengah lingkaran di dalam telinga.

Utricle adalah bagian di dekat telinga yang mengandung kristal kalsium (canalith) untuk membantu mendeteksi gerakan. Oleh karena suatu hal, kadang-kadang kristal ini bisa terlepas dari utricle dan berakhir di dalam kanal berbentuk setengah lingkaran.

Saat kristal-kristal tersebut bergerak di dalam kanal, mereka mungkin juga mengirimkan sinyal yang salah ke otak tentang posisi Anda. Inilah yang membuat Anda merasa dunia seperti berputar-putar saat mengalami gejala vertigo.

Mengenal manuver Epley

Manuver Epley pertama kali dirancang oleh Dr. John Epley. Tujuan utamanya adalah untuk mengeluarkan kristal kanalit dari kanal berbentuk setengah lingkaran. Rangkaian gerakan yang disusun akan membantu kristal-kristal tersebut kembali ke tempatnya, yaitu utricle. Alhasil, Anda tidak lagi mengalami gejala vertigo. Gerakan manuver Epley sendiri dapat dilakukan di fasilitas kesehatan ataupun melakukannya sendiri di rumah.

Pentingnya melakukan manuver Epley

Jika Anda kerap kali mengalami gejala BPPV, maka mungkin Anda perlu mencoba melakukan gerakan manuver Epley di rumah. Hal ini karena gejala vertig bisa muncul dengan gerakan kepala tertentu yang berlangsung hingga satu menit. Bahkan, Anda mungkin juga mengalami mual dan muntah.

Di sisi lain, munculnya gejala vertigo bisa mendadak tanpa adanya penyebab. Jika ada, mungkin disebabkan oleh cedera kepala atau adanya masalah setelah menjalani operasi telinga. Manuver Epley yang dilakukan di rumah juga lebih aman sekaligus murah.

Persiapan dan cara melakukan manuver Epley

Sebelum melakukan manuver Epley di rumah, ambil posisi duduk di atas tempat tidur. Jangan  lupa, sediakan bantal di atas tempat tidur, sehingga saat berbaring ada bantal untuk menyangga kepala dan bahu Anda. Lalu, ikutilah langkah-langkah berikut.

Jika yang bermasalah pada telinga kanan, maka:

  • Atur posisi duduk senyaman mungkin di tempat tidur.
  • Putarlah kepala Anda 45 derajat ke kanan.
  • Lalu, segeralah berbaring dengan posisi kepala masih miring 45 derajat. Bahu dan kepala Anda kini harus berada di atas bantal dan tahan posisi hingga 30 detik.
  • Kemudian, putar kepala Anda 90 derajat ke arah kiri tanpa diangkat. Kini, posisi kepala Anda berada 45 derajat ke arah kiri dan tahan hingga 30 detik lagi.
  • Putar tubuh Anda mengikuti posisi kepala Anda saat ini dan tahan sekitar 30 detik lagi.
  • Terakhir, kembali ke posisi duduk.

Jika telinga kiri Anda yang bermasalah, maka:

  • Atur posisi duduk senyaman mungkin di tempat tidur.
  • Putarlah kepala Anda 45 derajat ke arah kiri.
  • Lalu, segeralah berbaring dengan posisi kepala masih miring 45 derajat. Bahu dan kepala Anda kini harus berada di atas bantal dan tahan posisi hingga 30 detik.
  • Kemudian, putar kepala Anda 90 derajat ke arah kanan tanpa diangkat. Kini, posisi kepala Anda berada 45 derajat ke arah kanan dan tahan hingga 30 detik lagi.
  • Putar tubuh Anda mengikuti posisi kepala Anda saat ini dan tahan sekitar 30 detik lagi.
  • Terakhir, kembali ke posisi duduk.

Sangat mudah, bukan? Jika Anda masih merasa pusing setelah melakukan manuver Epley di rumah, maka segeralah temui dokter untuk memastikan bahwa Anda melakukannya dengan benar atau tidak.

Dokter mungkin merekomendasikan perawatan selain manuver Epley, seperti obat-obatan tertentu. Ada kemungkinan, dokter juga mempertimbangkan penyebab lain dari pusing Anda, seperti migrain, anemia, atau infeksi telinga. Pemeriksaan lebih lanjut tentu diperlukan dalam kondisi ini.

More

Bagaimana Cara Menghilangkan Keloid Melalui Tindakan Medis?

Munculnya keloid di tubuh seringkali membuat seseorang tidak percaya diri. Luka yang seharusnya bisa sembuh dan memudar seiring waktu, pada pasien keloid justru menimbulkan luka baru dengan jaringan parut yang lebih besar.

cara menghilangkan keloid

Mengapa keloid bisa muncul?

Keloid merupakan jaringan kulit yang biasanya muncul setelah adanya luka seperti tusukan, goresan dalam, tindik, tato, bekas operasi sesar, luka bedah, bekas jerawat, bekas cacar air, gigitan serangga, suntikan vaksin, bahkan luka cukur jenggot dan kumis pada pria.

Ada pula keloid yang muncul namun tidak disebabkan adanya luka lain atau disebut spontaneous keloid. Apabila satu luka keloid jenis ini tumbuh, tak lama lagi beberapa keloid lainnya akan tumbuh juga.

Sampai saat ini belum ada penyebab pasti munculnya keloid. Akan tetapi, beberapa sumber menyebutkan kejadian ini mungkin disebabkan karena genetik atau turun temurun. Jika keluarga Anda memiliki riwayat keloid, ada baiknya untuk tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan luka.

Sebuah studi menunjukkan bahwa adanya gen ANHAK yang berada di sel membran dan sitoplasma merupakan indikator seseorang berpotensi memiliki keloid. Deteksi ANHAK sejak dini bisa menjadi solusi alternatif untuk mencegah timbulnya keloid saat dewasa.

Penampakan keloid di tubuh dirasa cukup mengganggu pemadangan. Oleh karena itu, terdapat beberapa cara menghilangkan keloid yang bisa dilakukan melalui perawatan dan tindakan medis.

  1. Krim retinoid

Krim retinoid berisi zat turunan dari vitamin A atau retinol. Retinoid mampu mengurangi ukuran keloid di kulit meskipun tidak bisa dijadikan sebagai pengobatan utama. Kandungan retinoid juga mampu meringankan gejala inflamasi.

  • Silikon gel

Efektivitas silikon gel kurang lebih sama seperti efektivitas pada krim retinoid. Selain mengurangi keloid, silikon gel juga terbukti mampu megurangi bekas luka operasi. Silikon gel digunakan dengan cara dioleskan ke area keloid. Cara ini membutuhkan waktu beberapa bulan agar mencapai hasil optimal.

  • Suntikan kortikosteroid

Suntikan kortikosteroid biasanya berisi zat triamcinolone acetonide yang mampu memberikan hasil cukup tinggi untuk penyembuhan keloid. Suntikan kortikosteroid mencegah adanya inflamasi dan mencegah regenerasi fibroblast sehingga mengurangi jaringan parut pada keloid. Setelah dilakukan suntikan, kemungkinan kulit bekas keloid akan lebih gelap dibandingkan dengan warna kulit di sekitarnya.

  • Cryotherapy

Cara ini bertujuan menghancurkan jaringan abnormal di kulit, biasanya cryotherapy juga digunakan untuk menghancurkan sel tumor. Cairan yang digunakan pada cryotherapy adalah nitrogen cair, jenis zat lain yang juga bisa digunakan yakni gas karbondioksida dan argon. Nitrogen cair akan membeku saat terkena kulit. Meskipun hasilnya akan meinggalkan luka bekas berwarna gelap di kulit.

  • Operasi

Operasi penghilangan keloid dilakukan apabila keloid tidak hilang dalam jangka waktu yang lama atau luka keloid sangat besar. Efek samping dari operasi ini adalah munculnya luka pasca operasi yang berisiko memunculkan keloid baru dan inflamasi. Biasanya dokter memberikan kombinasi tindakan medis lain seperti memberi suntikan steroid atau radiasi. 

  • Terapi radiasi

Meskipun cara ini cenderung berisiko karena bisa menimbulkan bahaya kanker, namun dapat menjadi pilihan terapi terutama setelah dilakukan operasi. Kombinasi terapi radiasi dan operasi terbukti aman dan layak untuk pengobatan keloid. Dosis dan waktu terapi ini berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing individu.

Berbagai pengobatan, tindakan medis, dan cara menghilangkan keloid lainnya harus dilakukan di bawah saran dan pengawasan dokter. Perlakuan berupa pembedahan dan cara fisik lainnya memiliki risiko timbulnya keloid baru atau luka yang lebih besar. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari hal-hal yang memungkinkan munculnya luka.

More

Alami Gejala Ini, Haruskah Selalu Mengonsumsi Obat Pneumonia?

mengatasi pneumonia dengan obat pneumonia

Batuk berdahak yang disertai demam dan kesulitan pernapasan harus ditanggapi dengan kewaspadaan tingkat tinggi. Sebab bisa jadi, hal yang Anda alami tersebut merupakan sebagian gejala dari pneumonia yang dapat berakibat fatal bagi kehidupan. 

Pneumonia merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi di kantung udara paru-paru. Infeksi tersebut bisa menyerang salah satu kantong udara ataupun kedua-duanya. Infeksi yang mengakibatkan pneumonia bisa diakibatkan oleh serangan bakteri, virus, maupun jamur. Penggunaan obat pneumonia pun mesti segera diberikan guna bisa meredakan infeksi yang terjadi. 

Gejala Pneumonia 

Anak kecil berusia di bawah 5 tahun serta orang tua berusia di atas 65 tahun menjadi kelompok yang rentan terkena pneumonia dengan gejala yang serius. Pasalnya, kedua kelompok ini memiliki sistem kekebalan tubuh yang cenderung lebih lemah. Berikut adalah beberapa gejala umum terkait infeksi kantong udara di paru-paru. 

  • Batuk 

Tidak sembarangan batuk. Orang yang mengalami infeksi di kantong udara paru-paru cenderung mengeluarkan batuk berdahak. 

  • Demam 

Infeksi pada paru-paru akan membuat Anda terserang demam tinggi hingga di atas 38 derajat Celsius disertai rasa menggigil yang kuat. Pada orang tua, demam yang dialami cenderung lebih rendah. 

  • Nyeri Dada 

Bagian dada akan terasa sakit, namun bukan di bagian kiri. Rasa nyeri dada semakin kuat tiap kali Anda mengambil napas atau sedang batuk. 

  • Sakit Kepala 

Demam yang Anda alami sebagai gejala pneumonia akan diikuti rasa pusing yang menjalar ke seluruh bagian kepala. 

  • Napas Cepat 

Pada sebagian penderita pneumonia, gejala yang paling tampak adalah napas yang menderu cepat. Umumnya anak kecil yang kerap mengalami gejala ini. 

Penanganan Pneumonia 

Berbagai gejala di atas memang menunjukkan risiko terkena pneumonia. Namun, bukan berarti Anda langsung menyimpulkan sendiri kemudian membeli obat pneumonia yang dirasa cocok. Anda tetap harus melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. 

Ketika diagnosis sudah diperoleh, penanganan yang diberikan dokter kepada pasien pneumonia yang satu dengan yang lain bisa saja berbeda. Semua tergantung dengan jenis pneumonia yang Anda derita, disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Namun, tujuan pengobatan tetaplah sama, yaitu, menyembuhkan infeksi dan mencegah komplikasi. 

Penanganan bisa saja berbeda, tetapi obat pneumonia yang diberikan kepada para pasien infeksi kantong udara paru-paru ini tetaplah berjenis antibiotik. Jenis antibiotik yang kerap diberikan bagi pasien pneumonia adalah Amoxicillin ataupun Sefalosporin generasi III yang meliputi Cefotaxime ataupun Ceftriaxone. 

Pasien yang memiliki gejala ringan akan diresepkan beberapa jenis antibiotik untuk meredakan infeksi dan bisa melanjutkan perawatan dari rumah. Sementara pasien yang memiliki risiko komplikasi besar akan dianjurkan untuk menjalani perawatan di rumah sakit untuk beberapa minggu.

Selain antibiotik, beberapa penanganan lain juga akan dianjurkan untuk menangani gejala pneumonia. Contohnya meliputi penanganan di bawah ini. 

  • Penggunaan Aspirin 

Tidak hanya antibiotik, pasien pneumonia cenderung akan diresepkan obat aspirin. Tujuannya untuk mengurangi rasa sakit dan menurunkan demam yang menjadi gejala utama pneumonia. Namun, resep aspirin ini tidak akan diberikan untuk anak-anak. 

  • Pemakaian Anti Inflamasi 

Tim medis kemungkinan juga akan meresepkan obat anti inflamasi berjenis ibuprofen dan asetaminofen. Obat ini diharapkan mampu mengurangi infeksi yang terjadi di kantong paru-paru. 

  • Terapi Pernapasan 

Apabila obat pneumonia yang diminum tidak terlalu menampakkan hasil cepat padahal gejala sesak napas mulai terlihat, dokter akan menyarankan pasien untuk segera melakukan terapi pernapasan. Obat-obatan tertentu akan langsung dimasukkan ke dalam paru-paru untuk meredakan infeksi sekaligus menjaga agar tidak terjaga gagal napas. 

  • Terapi Oksigen 

Penanganan lain selain obat pneumonia adalah memberikan terapi oksigen. Terapi ini untuk menjaga aliran oksigen tetap lancar dalam darah, walaupun ada masalah pembentukan oksigen yang merupakan akibat infeksi di kantong paru-paru. 

*** 

Banyaknya penanganan yang bisa menjadi pilihan di luar obat pneumonia membuat Anda sebaiknya segera melakukan konsultasi ke dokter apabila mendapati gejala infeksi di paru-paru ini. Sebab bisa jadi, obat pneumonia yang Anda anggap tepat, justru akan menimbulkan risiko lebih parah apabila digunakan pada kondisi yang Anda alami.

More

Punya Masalah Jerawat di Dahi? Ini Penyebabnya

Setiap orang dapat memiliki masalah jerawat di dahi ketika kelenjar kecil di bawah permukaan kulit tersumbat. Jerawat tidak hanya dapat tumbuh di dahi, tetapi juga di daerah lain di tubuh Anda. Perubahan hormon, stres, dan kebersihan yang kurang merupakan pemicu umum timbulnya jerawat. Kondisi jerawat sesungguhnya tidak memiliki risiko kesehatan yang serius. Namun, banyak orang menemukan bahwa benjolan merah kecil tersebut tidak menarik dan dapat mengurangi rasa percaya diri. Artikel ini akan membahas apa saja yang menyebabkan tumbuhnya jerawat di dahi.

Penyebab tumbuhnya jerawat di dahi

Tidak peduli di mana jerawat Anda tumbuh, penyebabnya tetap sama. Minyak yang disebut sebum akan melumasi dan melindungi kulit. Sebum diproduksi oleh kelenjar minyak kecil yang disebut kelenjar sebaceous. Minyak dapat keluar ke permukaan kulit lewat lubang-lubang kecil yang disebut pori-pori. Terkadang pori-pori akan tersebut oleh kotoran, minyak berlebih, dan sel-sel kulit mati. Bakteri tumbuh di dalam pori-pori yang tersumbat dan menyebabkan benjolan-benjolan jerawat di dahi. Beberapa faktor dapat meningkatkan produksi minyak dan membuat seseorang rentan menderita jerawat, seperti hormon, stres, dan obat-obatan tertentu.

  • Pubertas

Banyak orang mulai memiliki masalah dengan jerawat saat mereka menginjak masa pubertas. Adanya lonjakan pada level hormon dapat meningkatkan produksi minyak, yang mana merupakan faktor risiko jerawat. Dahi merupakan salah satu daerah yang paling rentan menjadi tempat jerawat tumbuh subur.

  • Rambut dan produk rambut

Rambut juga dapat menjadi sumber jerawat di dahi. Apabila Anda jarang keramas atau Anda memiliki rambut yang berminyak, minyak dapat menumpuk di dahi dan menyumbat pori-pori kulit. Banyaknya jerawat di dahi juga dapat disebabkan karena penggunaan produk-produk perawatan rambut yang Anda pakai. Produk perawatan rambut yang dapat menyebabkan jerawat di antaranya adalah pomade, minyak rambut, dan gel. Produk-produk tersebut sering mengandung bahan seperti cocoa butter atau minyak kelapa yang dapat menyebabkan kulit menjadi sangat berminyak. Jerawat yang disebabkan karena produk perawatan rambut disebut degan jerawat pomade.

  • Iritasi pakaian atau makeup

Iritasi yang disebabkan oleh pakaian atau bahan kimia yang ada di makeup juga dapat menyebabkan jerawat di dahi, terutama apabila Anda memiliki kulit yang sensitif. Jerawat dapat tumbuh dengan pesat apabila Anda menggunakan makeup baru atau memakai topi atau ikat kepala yang dapat mengiritasi kulit. Menyentuh muka terlalu sering juga dapat menyebabkan jerawat. Jari Anda dapat menaruh minyak dan bakteri ke kulit dan ke dalam pori-pori.

Apa saja perawatan jerawat di dahi?

Untuk menghilangkan jerawat di dahi, perawatan dapat dimulai dengan menggunakan produk perawat kulit yang baik. Cucilah wajah Anda dua kali sehari dengan cleanser yang lembut. Mencuci wajah dapat membersihkan minyak berlebih di kulit Anda. Apabila hal tersebut tidak efektif, gunakan krim jerawat OTC yang mengandung bahan seperti benzoyl peroxide atau asam salisilat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan “home remedies” untuk mengatasi jerawat di dahi. Beberapa produk perawatan alami yang dapat mengatasi jerawat ringan di antaranya adalah aloe vera, asam azelaic, ekstrak teh hijau, minyak pohon teh, dan zinc. Untuk kasus jerawat di dahi yang lebih parah, kunjungi dokter ahli kulit untuk mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat sesuai kondisi Anda. Adapun perawat jerawat yang diresepkan dokter umumnya adalah antibiotik, formulasi benzoil peroksida, retinoid, pil KB (untuk wanita), dan agen anti-androgen.

More

Apakah Minyak Ikan Aman untuk Ibu Hamil?

Omega-3 dalam minyak ikan untuk ibu hamil bermanfaat bagi perkembangan otak dan mata janin

Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan. Omega-3 yang terdapat pada minyak ikan terdiri dari tiga komponen, yaitu ALA, EPA, dan DHA, yang baik bagi sistem kekebalan tubuh dan saraf otak, sehingga berfungsi sebagai anti-peradangan. Asam lemak ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh, namun diperlukan untuk menunjang berbagai fungsi penting dalam tubuh, termasuk pada ibu hamil. Dengan mengonsumsi minyak ikan untuk ibu hamil dipercaya dapat memberikan sejumlah manfaat, baik pada ibu maupun janin yang dikandungnya.

Ibu hamil direkomendasikan untuk mengonsumsi minyak ikan. Sebab, kandungan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan dapat membantu menjaga kolesterol tubuh, meningkatkan energi, mengurangi depresi pasca melahirkan, dan mencegah kelahiran prematur. 

Selain itu, omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan juga bermanfaat bagi perkembangan otak dan mata janin. Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen minyak ikan untuk ibu hamil dikaitkan dengan pertumbuhan yang sehat pada anak-anak selama enam tahun pertama kehidupannya. 

Asam lemak omega-3 juga mampu mengubah sistem imun bayi sebelum respons terhadap alergi dibentuk, terutama bagi bayi yang memiliki kecenderungan genetik terhadap produksi immunoglobulin E. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut. Anda dapat memperoleh minyak ikan yang kaya omega-3 dengan mengonsumsi jenis ikan tertentu atau suplemen minyak ikan. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang lebih banyak makan ikan memiliki risiko yang lebih rendah terhadap preeklampsia, kelahiran prematur, atau berat lahir bayi rendah. Adapun jenis ikan yang kaya akan asam lemak omega-3, antara lain salmon, kembung, trout, dan haring. Meski terbukti baik untuk ibu hamil, jangan mengonsumsi ikan lebih dari dua kali dalam seminggu. 

Alasannya karena ikan tersebut juga dapat mengandung polutan lingkungan, misalnya merkuri, dioksin, dan polychlorinated biphenyls (PCBs). Dalam jangka waktu yang lama, polutan tersebut bisa memengaruhi perkembangan janin. Oleh sebab itu, batasi konsumsi ikan dan pastikan ikan yang dikonsumsi tidak mengandung merkuri maupun racun lainnya. Jangan lupa juga untuk selalu membersihkan ikan sebelum dimasak.

Jika Anda mengkhawatirkan merkuri yang mungkin ada pada ikan, suplemen minyak ikan dapat menjadi alternatif yang relatif aman. Anda juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen ini apabila tubuh kekurangan omega-3. 

Umumnya, ibu hamil dapat mengalami kekurangan omega-3 jika tidak mengonsumsi ikan setidaknya sekali dalam seminggu. Mengenai keamanan dalam mengonsumsi suplemen minyak ikan, ada hal yang harus Anda cermati sebagai ibu hamil karena ada dua jenis minyak ikan yang berbeda, di antaranya:

  • Suplemen omega-3 terbuat dari daging ikan yang relatif aman dikonsumsi selama kehamilan. Namun, pastikan bahwa tak ada zat tambahan yang berbahaya dalam suplemen tersebut
  • Suplemen yang terbuat dari hati ikan, misalnya minyak ikan kod tak aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebab, minyak ikan kod umumnya mengandung retinol dalam jumlah besar yang dapat membahayakan janin.

Selain itu, ada pula suplemen omega-3 yang terbuat dari rumput laut sehingga tak mengandung retinol tinggi maupun merkuri yang berisiko membahayakan janin. Selalu perhatikan asupan yang Anda konsumsi untuk menunjang pertumbuhan Si Kecil.

More

Beberapa Hal Penting Terkait Serotonin Syndrome

Serotonin syndrome dapat ditandai dengan disorientasi yang dialami penderitanya

Ada proses kimiawi di dalam tubuh manusia yang mempengaruhi mood atau perasaan kita. Itu adalah pekerjaan hormon. Dalam praktiknya, ada sekelompok hormon yang disebut “Hormon Kebahagiaan”, salah satunya adalah serotonin. Namun, ternyata serotonin bisa berbalik dan membuat segalanya jadi runyam, kondisi itu dikenal dengan Serotonin Syndrome.

Secara singkat serotonin dapat diketahui sebagai neurotransmitter (zat kimia otak yang terjadi secara alami) yang membantu mengatur suasana hati dan perilaku manusia. Serotonin, dengan jumlah sesuai digadang-gadang menjadi salah satu cara untuk mengobati depresi.

Masalahnya, beberapa kondisi dapat menyebabkan seseorang kelebihan muatan serotonin. Ini yang dimaksud serotonin syndrome seperti yang disinggung di atas. Serotonin syndrome sebenarnya adalah sebuah reaksi obat berbahaya.

Serotonin syndrome biasanya terjadi ketika dokter meresepkan obat yang meningkatkan serotonin kepada pasien yang sudah menggunakan antidepresan. Nah, kondisi itulah yang akhirnya membuat hormon serotonin di dalam tubuh manusia melonjak dan menimbulkan kondisi medis tertentu.

Laporan awal serotonin syndrome terjadi pada 1950-an yang dipicu oleh antidepresan yang disebut inhibitor oksidase monoamine (MAOIs) . Ketika obat baru yang disebut selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) digunakan secara luas untuk melawan depresi, laporan kasus serotonin syndrome juga meningkat.

Antidepresan tunggal dapat menyebabkan serotonin syndrome jika pasien overdosis pada obat. Penyebab lainnya adalah mengonsumsi antidepresan baru sebelum antidepresan lama benar-benar hilang dari tubuh.

Selain fakta-fakta tersebut, berikut ini ada beberapa hal yang dapat diketahui terkait kondisi serotonin syndrome:

  • Penyebab Serotonin Syndrome

Penyebab paling umum adalah mengonsumsi dua atau lebih jenis obat lain secara sekaligus. Ini bisa terjadi jika pasien tidak memberi tahu dokter bahwa mereka menggunakan antidepresan atau jika dokter tidak menyadari kondisi tersebut. 

Beberapa obat tambahan umum yang dapat menyebabkan serotonin syndrome adalah obat pereda nyeri meperidine (dikenal dengan nama merek Demerol), obat batuk dekstrometorfan, obat yang disebut triptan yang digunakan untuk migrain, dan obat rekreasi ekstasi.

  • Gejala Serotonin Syndrome:

Gejala serotonin syndrome dapat berkisar dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa. Dalam kasus yang ekstrem, suhu tubuh bisa menjadi sangat tinggi, otot bisa rusak, dan seseorang bisa mengalami syok.

Serotonin syndrome juga menyebabkan spektrum gejala yang luas, seperti gejala gastrointestinal termasuk diare dan muntah; gejala sistem saraf termasuk refleks terlalu aktif dan kejang otot. Gejala serotonin syndrome lainnya termasuk suhu tubuh tinggi, berkeringat, menggigil, canggung, gemetar, dan kebingungan serta perubahan mental lainnya.

  • Diagnosis Serotonin Syndrome

Memiliki riwayat mengonsumsi obat peningkat serotonin dan memiliki tiga gejala utama atau tanda serotonin syndrome sudah cukup untuk membuat diagnosis. Tes darah mungkin dilakukan untuk mencari obat yang meningkatkan kadar serotonin pasien.

Namun, cara terbaik mendiagnosis serotonin syndrome adalah dengan mencatat riwayat paparan obat dan gejala serotonin yang berlebihan. Tes laboratorium mungkin tidak banyak membantu, sehingga dokter perlu mewaspadai tanda dan gejalanya.

  • Pengobatan Serotonin Syndrome

Sindrom serotonin biasanya membutuhkan perawatan di rumah sakit. Langkah pertama adalah menghentikan obat yang meningkatkan serotonin. Pasien mungkin memerlukan obat untuk mengendalikan kecemasan dan meredakan kejang otot dan mungkin obat yang menghalangi produksi serotonin, yakni cyproheptadine . Kebanyakan pasien sudah membaik dalam waktu 48 jam.

  • Pencegahan Serotonin Syndrome

Cara terbaik untuk mencegah sindrom serotonin adalah berkonsultasi dengan dokter tentang semua obat yang pernah atau sedang dikonsumsi sebelum menambahkan yang baru. Ini termasuk dengan konsumsi obat atau suplemen yang dijual bebas di pasaran.

Selain itu, beberapa jenis narkoba seperti ekstasi, LSD, atau narkoba jenis baru seperti bath salt juga berpotensi besar menaikkan jumlah serotonin di dalam tubuh. Artinya, menghindari itu semua bisa membuat seseorang terhindar dari serotonin syndrome.

Informasi di atas terkait serotonin syndrome bisa digunakan oleh Anda untuk mengetahui lebih jauh mengenai kondisi tersebut, termasuk apa yang bisa diderita seseorang jika mengalami kelebihan hormon serotonin di dalam dirinya.

More

Kenali Penyebab Gangguan Jiwa Ini dan Hindari!

Pembicaraan mengenai masalah kesehatan jiwa dan mental dewasa ini makin tidak dianggap tabu. Pasalnya, disadari betul bahwa sejatinya banyak orang di dunia yang terdeteksi mengalami gangguan jiwa dengan berbagai jenisnya.

Mengutip data Institute for Health Metrics and Evaluation, jumlah orang yang mengalami gangguan jiwa di dunia pada tahun 2017 telah mencapai 792 juta jiwa. Jumlah tersebut setara dengan 10,7% dari total penduduk bumi pada waktu yang sama. Gangguan jiwa yang dialami penduduk dunia sangat beraneka rupa, mulai dari yang gangguan emosi sampai pada gangguan psikotik yang membuat penderitanya kerap mengalami halusinasi berkepanjangan.

Anda pun bisa rentan mengalami gangguan jiwa. Pasalnya, banyak faktor risiko yang berpengaruh pada kesehatan mental dan jiwa seseorang. Berikut ini adalah beberapa penyabab gangguan jiwa yang umum didapati pada penderitanya. Mengenali dan menghindari penyebab-penyebab gangguan jiwa di bawah ini menjadi lebih bijak agar Anda memperoleh kesehatan mental yang lebih terjamin.

  1. Faktor Keturunan

Penyebab gangguan jiwa yang satu ini memang sangat sulit dihindari. Soalnya, ketika Anda memiliki keluarga yang memiliki masalah terkait kejiwaan, faktor risiko Anda terkena gangguan jiwa akan lebih besar. Namun tenang saja, faktor risiko yang bersumber keturunan ini baru akan terpacu apabila didukung sejumlah faktor risiko lainnya.

  • Paparan Virus dan Kimia

Faktor risiko ini umumnya akan diturunkan dari ibu kepada bayi yang dikandungnya. Terpaparnya sang ibu hamil terhadap virus tertentu ataupun bahan kimia tertentu bisa dengan mudah membentuk gangguan jiwa pada buah hatinya semenjak di dalam kandungan.

  • Cedera Otak

Ketika Anda mengalami cedera di bagian kepala, berhati-hatilah. Pasalnya, cedera tersebut bisa sangat berpengaruh pada kinerja otak Anda yang turut menyumbang risiko cukup besar bagi kesehatan mental.

  • Kondisi Medis

Orang-orang yang mengidap penyakit tertentu terpantau lebih rentan mengalami gangguan jiwa. Contohnya orang-orang yang merupakan penderita kanker akan mudah menjumpai masalah kesehatan jiwa karena adanya efek putus asa dan rasa lelah berkepanjangan terhadap pengobatan yang dijalani.

  • Pelecehan

Pelecehan ataupun penindasan yang dialami seseorang akan sangat berpengaruh pada kesehatan jiwa. Seseorang yang ketika kecil atau masa remajanya kerap dirundung atau dilecehkan berisiko besar mengalami gangguan jiwa sampai ia tua.

  • Alkohol dan Narkoba

Alkohol dan narkoba pada dasarnya bisa memberikan efek ketergantungan akibat halusinasi yang didapatkan penggunanya. Efek halusinasi ini berpengaruh pada kerja otak dan berujung pada masalah kesehatan mental di kemudian hari. Rasa ketergantungan untuk terus mengonsumsi alkohol dan narkoba juga membuat penderita mudah stres dan mengalami gangguan jiwa yang serius.

  • Jumlah Teman

Jumlah teman ternyata sangat berpengaruh pada kesehatan mental Anda. Orang yang memiliki banyak teman cenderung lebih sulit terkena gangguan mental. Sementara itu, orang-orang yang hanya sedikit memiliki teman akan lebih berisiko menghadapi masalah kesehatan mental yang serius.

  • Rasa Sepi

Rasa sepi tidak melulu terkait dengan kondisi ramai atau lenggangnya suatu ruangan. Rasa sepi terbentuk dari diri sendiri dan umumnya terjadi karena ada ketidakcocokan kepribadian antara diri sendiri dengan orang-orang di sekitar. Rasa sepi yang kuat pada diri seseorang cenderung membuat orang tersebut akan mengalami gangguan jiwa yang berkepanjangan.

***

Beberapa penyebab gangguan jiwa memang hampir tidak bisa dihindari. Namun, ada juga faktor-faktor risiko yang sebenarnya bisa Anda minimalkan agar bisa terselamatkan dari gangguan jiwa. Kenali semua faktornya dan jadilah bijak untuk memilih menghindarinya demi kesehatan mental Anda.

More

Mengenal Anatomi dan Fungsi Tulang Tengkorak Kepala

Tulang tengkorak adalah salah satu tulang yang berperan penting dalam menyusun tubuh manusia. Mengapa? Ada organ yang sangat krusial di dalamnya yang harus dilindungi, yaitu otak. Bayangkan saja, jika Anda tidak memiliki tulang tengkorak, maka Anda juga tidak akan memiliki bagian kepala yang melindungi otak. Selain itu, masih ada fungsi tulang tengkorak lainnya yang juga tidak kalah penting. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya.

Anatomi dan fungsi tulang tengkorak kepala.

Tulang tengkorak manusia terdiri atas 22 tulang (atau 29 termasuk tulang telinga bagian dalam dan tulang hyoid) yang sebagian besar dihubungkan oleh sendi. Secara garis besar, tulang tengkorak dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Cranial (tempurung otak), yang terdiri atas 8 tulang, meliputi oksipital, dua temporal, dua parietal, sphenoid, ethmoid, dan frontal.
  2. Wajah, yang terdiri atas 14 tulang, meliputi vomer, dua konka hidung, dua tulang hidung, dua maksila, mandibula, dua palatine, dua zygomatic, dan dua lakrimal.

Fungsi tulang tengkorak yang utama adalah melindungi organ terpenting tubuh manusia, yaitu otak. Selain itu, tengkorak memberikan dukungan untuk semua struktur wajah.

Cranial (tempurung otak).

Bagian tempurung otak terdapat 8 jenis tulang dengan fungsi masing-masing yang unik, yaitu:

  • Tulang depan, yaitu tulang pipih yang membentuk dahi dan bagian atas rongga mata.
  • Tulang parietal, adalah sepasang tulang pipih yang terletak di kedua sisi kepala Anda dan di belakang tulang depan.
  • Tulang temporal, yaitu sepasang tulang tidak beraturan yang terletak di bawah masing-masing tulang parietal.
  • Tulang oksipital, merupakan tulang pipih yang terletak di bagian paling belakang tengkorak. Tulang ini memiliki lubang yang memungkinkan sumsum tulang belakang terhubung ke otak.
  • Tulang sphenoid, adalah tulang tidak beraturan yang berada di bawah tulang depan. Tulang ini yang menentukan lebar tengkorak dan membentuk sebagian besar dasar tengkorak.
  • Tulang etmoid, yaitu tulang tidak beraturan yang posisinya di depan tulang sphenoid. Tulang ini yang membentuk bagian dari rongga hidung.

Bagian tempurung otak ini disatukan oleh sendi unik berupa jahitan yang terbuat dari jaringan ikat tebal. Bentuknya tidak beraturan, sehingga jahitan tersebut tidak akan menyatu sampai dewasa. Ini memungkinkan otak Anda terus tumbuh selama masa kanak-kanak dan remaja.

Berbagai macam jahitan yang terdapat pada tulang tempurung otak, tetapi ada 3 jenis jahitan yang penting, yaitu:

  • Jahitan koronal, posisinya di antara tulang frontal dan parietal.
  • Jahitan sagital, yang membagi kedua tulang parietal.
  • Jahitan lambdoidal, terletak di antara tulang oksipital dan kedua tulang parietal dengan posisi horizontal.

Wajah.

Tulang wajah manusia terdiri atas 14 jenis tulang, meliputi:

  • Tulang zygomatic, sepasang tulang yang membentuk pipi wajah dan bersambungan dengan dengan tulang depan, sphenoid, temporal, dan rahang atas.
  • Tulang lacrimal, yang merupakan tulang terkecil di wajah. Tulang ini terdiri atas sepasang yang menyusun dinding rongga mata (medial orbit).
  • Tulang nasal, yaitu sepasang tulang ramping yang terletak di pangkal hidung.
  • Konka nasal inferior, adalah sepasang tulang yang terletak di dalam rongga hidung. Fungsi tulang tengkorak ini untuk memperluas permukaan rongga hidung, sehingga meningkatkan jumlah udara inspirasi yang menyentuh dinding rongga hidung.
  • Tulang palatine, merupakan sepasang tulang yang terletak di belakang rongga mulut. Tulang ini juga merupakan bagian dari palatum durum (langit-langit mulut).
  • Tulang maksila, yang terdiri atas bagian rahang atas dan langit-langit keras. Tulang ini juga menjadi tempat tumbuhnya gigi-gigi atas.
  • Tulang vomer, yaitu tulang yang membentuk posterior septum hidung.
  • Tulang mandibula (tulang rahang bawah), yaitu satu-satunya tulang wajah yang bisa bergerak. Tulang ini terhubung dengan dasar tengkorak melalui sendi temporomandibular (TMJ).

Inilah bagian-bagian dan fungsi tulang tengkorak kepala yang penting. Selain untuk melindungi otak, tulang tengkorak berperan membentuk susunan tulang wajah manusia, mulai dari mata, hidung, mulut, pipi, dagu, dan sebagainya. Ini juga yang menyebabkan bentuk wajah manusia berbeda-beda dan memiliki keunikannya masing-masing. Oleh sebab itu, penting untuk Anda menjaga keselamatan tulang tengkorak, agar organ-organ penting di dalamnya terlindungi dengan baik.

More

Yang Terjadi Pada Perkembangan Janin 10 Minggu Pertama

Gambar USG janin 10 minggu

Mulai dari sekumpulan sel-sel kecil hingga menjadi tubuh bayi yang sehat, perkembangan janin 10 minggu pertama merupakan sebuah proses yang luar biasa. Sebagai ibu yang ingin terus tahu apa yang terjadi dengan bayi, mungkin Anda penasaran bagaimana buah hati tumbuh dan berkembang, seperti apa ia terlihat, seberapa besar ukurannya, dan kapan Anda bisa merasakan tendangan pertamanya. Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan para ibu mengenai perkembangan janin. 

Apa saja yang terjadi?

Perkembangan janin 10 minggu pertama umumnya mengikuti alur yang mudah ditebak. Proses tersebut adalah:

  • Minggu 1 dan 2: Bersiap-siap

Mungkin terdengar aneh, namun Anda tidak benar-benar hamil pada minggu 1 dan 2 waktu perkiraan kehamilan. Hal ini disebabkan karena pembuahan terjadi sekitar 2 minggu setelah menstruasi terakhir Anda dimulai. Untuk menghitung perkiraan kelahiran buah hati, penyedia layanan kesehatan akan menghitung 40 minggu ke depan berawal dari awal haid terakhir, meskipun Anda belum hamil kala itu. 

  • Minggu 3: Pembuahan

Sperma dan sel telur bersatu dalam salah satu saluran tuba untuk membentuk zigot, sebuah entitas bersel satu. Apabila ada lebih dari satu sel telur dilepaskan dan dibuahi, atau apabila sel telur yang dibuahi terbelah menjadi dua, Anda dapat memiliki beberapa zigot. Biasanya, zigot memiliki 46 kromosom, 23 dari ibu kandung dan 23 dari ayah kandung. Kromosom inilah yang akan membantu menentukan jenis kelamin dan ciri fisik bayi. Setelah pembuahan, zigot turun dari tuba falopi ke rahim, untuk kemudian membelah dan membentuk morula.

  • Minggu 4 dan 5: Implantasi dan tingkat hormon meningkat

Proses implantasi adalah proses di mana blastokista (bola sel yang membelah dengan cepat) mulai menggali ke dalam lapisan rahim. Di dalam blastokista, kelompok sel dalam berubah menjadi embrio, dengan bagian luar membentuk plasenta. 

Pada minggu 5 kehamilan, kadar hormon HCG yang diproduksi oleh blastokista meningkat dengan cepat. Hal ini akan memberi sinyal pada ovarium untuk berhenti melepaskan sel telur dan menghasilkan estrogen dan progesterone dalam jumlah yang lebih banyak. Peningkatan hormon ini akan menghentikan masa haid, menjadi tanda pertama kehamilan dan memicu pertumbuhan plasenta. Embrio terdiri dari tiga lapisan, ektoderm, mesoderm, dan endoderm. 

  • Minggu 6: Tabung saraf menutup

Pertumbuhan sangat cepat dalam minggu ini. Tabung saraf di sepanjang punggung bayi menutup, dan sumsum tulang belakang serta otak akan berkembang dari tabung saraf. Jantung dan organ tubuh lain juga akan mulai terbentuk, dan jantung mulai berdetak. 

  • Minggu 7, 8, dan 9: Perkembangan kepala, hidung, dan jari kaki

Otak dan wajah akan mulai tumbuh pada minggu 7. Pada minggu 8, jari tangan mulai terbentuk, dan bibir atas serta hidung telah terbentuk. Pada minggu 9, lengan bayi tumbuh dan siku muncul. Jari kaki juga akan terlihat dan kelopak mata terbentuk. 

  • Minggu 10: Siku bayi menekuk

Kepala bayi semakin bundar pada minggu ini. Bayi juga sekarang sudah bisa menekuk sikunya. Jari tangan dan kaki juga semakin panjang. Kelopak mata dan telinga luar terus tumbuh dan berkembang. 

Hal-hal tersebut di atas merupakan apa yang terjadi pada proses perkembangan janin 10 minggu pertama. Janin akan terus berkembang hingga nanti saat proses kelahiran tiba. Pada masa ini, bayi membutuhkan nutrisi dari ibu untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya di dalam rahim.

More