Kompres Penurun Panas: Cara Mengatasi Panas Tinggi

Demam atau panas tinggi adalah kondisi yang dialami seseorang dimana suhu tubuhnya mencapai lebih dari 37 derajat Celsius. Demam merupakan masalah yang serius untuk ditangani. Oleh karena itu, kompres penurun panas adalah solusi untuk mengatasi panas tinggi.

Gejala

Jika manusia mengalami demam, mereka juga akan kemungkinan mengalami gejala lain berupa sakit kepala, meriang, tubuh terasa lemas, dehidrasi, ruam, diare, muntah, serta pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Kompres Penurun Panas dan Cara Menggunakannya

Meskipun kompres merupakan salah satu cara yang paling umum untuk mengatasi masalah seperti ini, banyak orang merasa bingung untuk memilih kompres penurun panas seperti apa yang dapat digunakan untuk meredakan gejala demam.

Untuk memilih kompres untuk mengatasi demam, Anda sebaiknya menggunakan kompres dengan suhu dingin dan tanpa menggunakan es batu. Selain itu, Anda perlu menggunakan handuk yang berukuran kecil atau sedang.

Cara menggunakan kompres mudah. Anda dapat memulainya dengan membasahi handuk yang akan digunakan. Setelah itu, Anda peras handuk tersebut untuk memastikan tidak ada air yang menetes. Anda kemudian letakkan handuk di dalam kulkas sampai dingin. Setelah membiarkannya dingin selama beberapa waktu, Anda keluarkan handuknya, dan letakkan handuk tersebut di bagian tubuh yang terasa panas.

Manfaat Menggunakan Kompres Penurun Panas

Menggunakan kompres penurun panas merupakan salah satu cara yang paling umum untuk meredakan gejala panas tinggi, namun juga dapat meredakan sakit kepala, nyeri, bahkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

Cara Lain Untuk Meredakan Panas Tinggi

Untuk menurunkan panas, Anda tidak hanya mengatasinya dengan kompres penurun panas. Anda juga dapat melakukan beberapa cara di bawah ini:

  1. Konsumsi air mineral

Demam dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, orang-orang sangat dianjurkan untuk minum air secara rutin.

  • Istirahat yang cukup

Anda juga dihimbau untuk istirahat yang cukup, karena demam merupakan tanda tubuh sedang melawan infeksi, dan hal tersebut dapat menguras energi.

  • Mandi air hangat

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah mandi air hangat untuk meredakan demam. Jika Anda menggunakan air dingin, maka hal tersebut dapat membuat tubuh Anda menggigil.

  • Jangan mengenakan kain berlapis

Cara lain untuk meredakan demam adalah tidak menggunakan kain berlapis. Penggunaan kain berlapis dapat membuat panas di dalam tubuh Anda terperangkap sehingga dapat meningkatkan suhu tubuh.

  • Hindari udara dingin

Anda juga perlu hindari udara dingin untuk meredakan gejala panas tinggi. Anda sebaiknya tidak menggunakan AC saat Anda beristirahat.

  • Menggunakan obat

Anda juga dapat menggunakan obat penurun panas berupa acetaminophen atau ibuprofen. Obat aspirin juga dapat digunakan, namun obat ini tidak disarankan untuk anak-anak dan remaja.

Pandemi Covid-19

Menjaga kesehatan tubuh itu penting, karena saat ini dunia menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Hingga tanggal 10 Mei 2020, jumlah kasus virus Corona telah mencapai lebih dari 4 juta. Virus tersebut juga mengakibatkan setidaknya 280 ribu orang meninggal dunia, namun tercatat bahwa lebih dari 1,4 juta orang dinyatakan sembuh. Salah satu gejala yang dialami manusia akibat Covid-19 adalah demam.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, sejumlah wilayah di Indonesia memberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar). Selain itu, setiap orang juga dihimbau untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik. Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.
  • Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan Anda tidak bersih.
  • Tetap berada di rumah, kecuali jika Anda punya keperluan mendesak seperti membeli obat.
  • Jika Anda keluar rumah, gunakan masker.
  • Hindari kerumunan dan jaga jarak dengan orang lain setidaknya 1,5 meter.
  • Jangan melakukan kontak fisik dengan orang lain.
  • Jangan menggunakan transportasi umum yang penuh sesak.
  • Batasi kegiatan di luar rumah.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran.
  • Berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Itulah kompres penurun panas dan cara lain yang bisa Anda lakukan untuk meredakan panas tinggi. Cara meredakan gejala tersebut mudah. Namun, jika kondisinya memburuk, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter supaya Anda mendapatkan pengobatan yang lebih baik.

More

Penegakan Diagnosis dengan Prosedur Biopsi Ginjal

Banyak di antara kita menjalani pola hidup tidak sehat yang berujung pada kerusakan ginjal. Beberapa kerusakan yang terjadi pada ginjal tidak diketahui penyebabnya. Untuk mengetahui adanya kerusakan, tentu dibutuhkan pemeriksaan, salah satunya biopsi ginjal.

Lebih jauh mengenai biopsi ginjal

Pengambilan sampel jaringan ginjal untuk diperiksa di bawah mikroskop, itulah yang dinamakan biopsi ginjal. Tindakan ini ditujukan untuk mendeteksi adanya kerusakan atau penyakit ginjal.

Tak hanya untuk mendeteksi gangguan ginjal, biopsi ginjal juga kadang dilakukan untuk memantau efektivitas terapi penyakit ginjal. Juga melihat kemungkinan adanya komplikasi setelah transplantasi ginjal.

Dokter akan menyarankan prosedur biopsi setelah serangkaian pemeriksaan lain dilalui dan ditemukan tanda adanya gangguan, sehingga prosedur lanjutan dibutuhkan. Pemeriksaan-pemeriksaan yang mendahului biopsi biasanya tes darah, tes urine, USG, atau CT Scan.

Berdasarkan teknik pengambilan sampelnya, prosedur biopsi ginjal ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara perkutan dan secara terbuka. Teknik biopsi perkutan relatif lebih sering dilakukan. Dokter akan memasukkan jarum tipis melalui kulit dan dibantu dengan USG atau CT Scan untuk mengarahkan jarum agar tepat menjangkau ginjal.

Sedangkan teknik biopsi ginjal secara terbuka, dokter akan membuat sayatan pada kulit di dekat ginjal. Lalu, dokter akan melihat kondisi ginjal serta lokasi sampel yang perlu diambil.

Biopsi ginjal dibutuhkan pada kondisi tertentu

Sesuai namanya, tindakan biopsi ini kaitannya dengan kesehatan ginjal. Tidak semua pasien atau kondisi yang menuntut dilakukannya tindakan biopsi ginjal. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk menegakan diagnosis pada gangguan ginjal yang belum diketahui penyebabnya.

Selain untuk kebutuhan diagnosis, prosedur ini juga dilakukan untuk memantau kondisi pasien. Baik memantau efektivitas pengobatan yang diberikan kepada pasien dengan penyakit ginjal, hingga memantau kondisi ginjal pasien setelah melakukan transplantasi, terlebih jika proses transplantasi dianggap buruk.

Melalui metode biopsi ginjal ini, dokter juga akan dibantu untuk mengetahui seberapa cepat perburukan suatu penyakit ginjal dialami oleh pasien atau seberapa luas dampak kerusakan yang diakibatkan oleh gangguan ginjal yang diderita pasien.

Di samping itu, tindakan ini juga membantu dokter dalam menyusun rencana pengobatan yang akan diberikan kepada pasien. Dalam hal ini, tentu pasien dengan masalah ginjal.

Lalu, dalam kondisi seperti apa biasanya dokter pertama kali menyarankan prosedur biopsi ginjal?

Biasanya, dokter akan merekomendasikan prosedur ini kepada pasien yang mengalami  gangguan fungsi ginjal, tetapi penyebabnya tidak diketahui secara jelas. Begitu juga pada pasien yang di dalam urinenya ditemukan darah atau protein. Serta pasien-pasien yang menjalani transplantasi ginjal, sebab kondisi ginjalnya harus terus dipantau, salah satunya dengan prosedur biopsi.

Hal yang perlu diperhatikan setelah biopsi ginjal

Bila Anda diminta untuk menjalani prosedur biopsi ginjal, setelahnya mungkin Anda perlu diobservasi di ruang pemulihan. Tenaga medis akan memantau tanda-tanda vital, seperti denyut jantung, pernapasan, serta tekanan darah. Selama periode pemulihan ini, urine dan darah Anda juga akan diperiksa. Hal ini ditujukan untuk memastikan tidak ada komplikasi yang terjadi.

Tidak perlu kaget, bila dalam masa pemulihan tersebut Anda merasakan nyeri di area biopsi. Dokter biasanya akan meringankan hal tersebut dengan memberikan obat penahan nyeri.

Sebagian pasien dapat pulang di hari yang sama dengan hari tindakan, tanpa menjalani rawat inap. Namun, Anda akan diminta untuk beristirahat dalam 12 sampai 24 jam setelah prosedur dilakukan. Untuk sementara, aktivitas fisik yang dapat Anda lakukan juga terbatas. Mengangkat beban dan berolahraga biasanya belum diperbolehkan.

More

Hot Yoga

Saat ini dunia menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19 dimana jumlah kasus virus tersebut bertambah setiap hari. Oleh karena itu, setiap orang harus tetap berada di rumah. Meskipun demikian, salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah berolahraga. Contoh olahraga yang dapat Anda lakukan adalah yoga. Ada berbagai jenis yoga yang dapat Anda lakukan, salah satunya termasuk hot yoga.

Mungkin Anda belum pernah mendengar istilah ini. Yang dimaksud dengan hot yoga adalah jenis yoga yang dilakukan di dalam ruangan yang bersuhu panas, yang berkisar antara 27 hingga 38 derajat Celsius. Sama seperti jenis yoga lain, hot yoga menggunakan berbagai pose dan musik untuk membantu membuat Anda terasa rileks.

Manfaat Hot Yoga

Jenis-jenis yoga, termasuk hot yoga, memang bertujuan untuk menenangkan tubuh dan pikiran Anda. Hot yoga adalah salah satu olahraga yang menantang dimana Anda perlu melakukannya di ruangan yang panas untuk menghasilkan lebih banyak keringat. Jika Anda melakukan hot yoga, berikut adalah manfaat yang akan diperoleh:

  • Meningkatkan kelenturan

Orang-orang yang melakukan hot yoga akan mengalami peningkatan kelenturan punggung, urat lutut, dan bahu. Hal tersebut bermanfaat karena melibatkan suhu panas dimana suhu tersebut dapat membantu mempercepat pemanasan dan membuat lebih banyak peregangan.

  • Membakar lebih banyak kalori

Manfaat lain yang Anda peroleh jika Anda melakukan hot yoga adalah mampu membakar lebih banyak kalori. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa rata-rata peserta hot yoga dapat membakar 286 kalori selama 90 menit.

  • Meningkatkan kepadatan tulang

Hot yoga juga dapat meningkatkan kepadatan tulang. Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang manusia akan menurun. Sebuah studi menyatakan bahwa seorang wanita yang melakukan hot yoga mengalami peningkatan kepadatan tulang di bagian leher, pinggul, dan punggung bawah.

  • Meningkatkan pernafasan dan metabolisme

Hot yoga juga dapat meningkatkan pernafasan dan metabolisme tubuh. Hot yoga memberikan latihan yang lebih efektif pada bagian jantung, paru-paru, dan otot, dibandingkan dengan suhu yang lebih rendah. Pada tahun 2014, sebuah studi mengungkapkan bahwa sekali mencoba hot yoga dapat membuat jantung memompa pada kecepatan yang sama dengan jalan cepat.

  • Mengurangi stres

Pada umumnya, yoga adalah cara untuk mengurangi stres. Sebuah studi yang melibatkan peserta yang mengalami stres dan tidak aktif secara fisik, melakukan hot yoga selama 16 minggu. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka dapat mengurangi stres secara signifikan. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan.

  • Meringankan depresi

Jika Anda merasa depresi, maka Anda sebaiknya mencoba hot yoga. Pernyataan ini juga didukung oleh 23 studi pada tahun 2017, banyak yang menyatakan bahwa hot yoga adalah cara efektif untuk meredakan depresi.

  • Menjaga kesehatan kulit

Hot yoga dapat membantu menjaga kesehatan kulit, karena melibatkan banyak keringat. Berkeringat dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membawa darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit sehingga dapat menyehatkan kulit dari dalam tubuh.

Risiko

Meskipun hot yoga dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, Anda perlu pahami bahwa hot yoga dapat memicu risiko seperti tubuh yang menjadi terlalu panas, dehidrasi, dan kerusakan otot.

Hot yoga tidak dapat dilakukan jika Anda memiliki diabetes, penyakit jantung, dan kelainan arteri, karena dapat membuat Anda pingsan. Selain itu, hot yoga juga dapat membuat Anda merasa pusing jika Anda memiliki tekanan darah atau gula darah yang rendah.

Jika Anda merasa pusing, mual, atau sulit untuk bernafas karena melakukan hot yoga, Anda sebaiknya keluar dari ruangan tersebut untuk beristirahat. Namun, jika kondisi Anda memburuk, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

More

Siapa Saja Yang Rentan Virus Corona?

Setiap orang telah melakukan sejumlah upaya untuk mencegah virus Corona atau Covid-19. Namun, jumlah kasus semakin bertambah setiap hari, yaitu sebesar 1,4 juta. Hal tersebut juga mengakibatkan lebih dari 82.000 orang meninggal dunia, namun lebih dari 300.000 orang dinyatakan sembuh. Semua orang berpotensi terkena virus Corona, namun siapa saja yang lebih rentan virus Corona?

Orang-orang berpotensi mengalami infeksi virus Corona, namun sebagian besar akan mengalami gejala ringan seperti batuk-batuk dan flu, namun ada juga orang yang mengalami gejala berat seperti pneumonia.

Tidak hanya itu, sebagian orang juga terkena komplikasi penyakit yang lebih berat sehingga menimbulkan kematian. Orang-orang yang lebih rentan terhadap Covid-19 memiliki risiko lebih besar. Berikut adalah kelompok yang rentan virus Corona:

  • Lansia (lanjut usia)

Lansia, atau orang-orang yang berusia 60 tahun ke atas, adalah kelompok yang paling rentan terhadap virus Corona. Hal tersebut disebabkan karena tubuh mengalami penurunan seiringnya bertambah usia. Artinya, semakin tua, kondisi yang dialami semakin lemah.

Tidak hanya itu, sistem imun lansia juga semakin lemah. Oleh karena itu, virus Corona dapat menyerang dengan mudah kelompok ini.

  • Orang yang memiliki penyakit tertentu

Selain lansia, orang-orang yang memiliki penyakit seperti orang-orang yang menderita penyakit tidak menular kronis dimana penyakit tersebut dapat meningkat secara bertahap ketika mereka memasuki usia 40 tahun.

Orang-orang yang mengalami penyakit tidak menular kronis berupa diabetes, infeksi pernafasan akut, asma, penyakit jantung, hipertensi, dan kanker dapat menghambat sistem kekebalan tubuh.

Orang-orang yang mengalami penyakit seperti ini bersifat kronis dimana penyakitnya terjadi secara perlahan dan berlangsung dalam jangka panjang. Selain itu, penyakit yang dialami seseorang juga membuat kondisinya lemah sehingga rentan terhadap virus Corona.

  • Anak-anak

Lansia dan orang-orang yang memiliki kondisi medis tertentu memang lebih rentan virus Corona, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa anak-anak juga memiliki risiko yang sama. Beberapa negara menyebutkan ada sebagian orang yang meninggal akibat Covid-19 di usia muda. Hal tersebut diduga karena penularan oleh orang tuanya.

  • Tenaga medis

Tenaga medis juga menjadi salah satu kelompok yang rentan terhadap virus Corona. Setiap hari mereka menangani pasien yang terinfeksi virus tersebut, dan risiko penularan juga sangat besar.

Cara Mengatasi Virus Corona

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, Anda sebaiknya lakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Sering mencuci tangan

Setelah Anda menyentuh benda-benda yang terkontaminasi virus Corona seperti pegangan pintu, Anda segera mencuci tangan dengan sabun, dan lakukan selama 20 detik. Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif.

  • Jaga jarak dengan orang lain

Jika Anda keluar rumah, Anda perlu jaga jarak dengan orang lain, setidaknya 1 meter. Selain itu, Anda jangan melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan.

  • Terap berada di rumah

Untuk sementara, Anda sebaiknya belajar atau bekerja di rumah. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kondisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga dengan teratur, serta konsumsi obat untuk meningkatkan sistem imun.

  • Hubungi rumah sakit jika mengalami gejala atau penyakit tertentu

Jika Anda rentan virus Corona dan mengalami gejala atau penyakit tertentu, Anda sebaiknya hubungi pihak rumah sakit agar Anda dapat ditangani secara profesional untuk mengatasi Covid-19.

Orang-orang yang rentan virus Corona disebabkan oleh daya tahan tubuh yang lemah. Oleh karena itu, penting untuk menjaga daya tahan tubuh untuk meminimalkan risiko virus Corona. Anda dapat melakukan cara-cara di atas, dan ikuti perkembangan Covid-19 melalui berita atau sumber resmi seperti WHO atau Kementerian Kesehatan RI.

More

Cara Menangani Pasien Corona yang Perlu Diketahui

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau juga disebut dengan virus corona merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Pasien corona akan mengalami gangguan pada sistem pernapasan, seperti pneumonia akut hingga menyebabkan kematian. Penyakit karena infeksi virus ini juga disebut dengan COVID-19.

Pada umumnya penyakit karena infeksi virus ini lebih dikenal dengan virus corona, virus jenis baru yang bisa menular dari manusia ke manusia. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia hingga ibu hamil dan menyusui. Diperlukan adanya penanganan khusus dan tepat untuk menangani pasien penyakit ini.

Gejala Pasien Corona

Infeksi COVID-19 pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Chinadi akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat, menyebar ke wilayah lain di Cina dan bahkan hingga saat ini telah menyebar ke seluruh dunia. Sudah lebih dari 80 ribu nyawa manusia melayang karena adanya pandemi virus corona.

Coronavirus merupakan kumpuan virus yang menginfeksi saluran pernapasan, dalam banyak kasus yang sudah terjadi virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan seperti misalnya flu. Dalam skala berat, penyakit ini bisa menimbulkan infeksi pernapasan berat seperti misalnya pneumonia, MERS hingga SARS.

Gejala awal penyakit ini sangat mirip dengan infeksi flu biasa seperti demam, pilek, batuk, nyeri dada dan yang paling berat adalah sesak napas. Beberapa gejala yang timbul merupakan reaksi tubuh Ketika melawan virus corona, namun demikian terdapat tiga gejala umum yang ditimbulkan dari penyakit pernapasan ini.

Di antaranya adalah demam dengan suhu tubuh mencapai di atas 38 derajat celcius, kemudian batuk bisa batuk berdahak dan kering. Kemudian yang paling parah adalah mengalami sesak napas disertai nyeri dada, Ketika seseorang mengalami ketiga gejala ini harus segera mendapat perawatan yang tepat guna pencegahan penularan.

Bagi seseorang yang mengalami kondisi ini rekomendasi pertama yang harus dilakukan adalah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Jika dalam kurun waktu tersebut gejala yang dirasakan tidak membaik, segera hubungi rumah sakit terdekat agar mendapat perawatan yang tepat. Penanganan lebih lanjut dari pihak rumah sakit bisa mencegah seseorang terkena penyakit ini.

Badan Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), merekomendasikan agar masyarakat perlu menghubungi dokter jika telah melakukan kontak dengan orang yang diketahui positif COVID-19. Selain itu, hal ini juga berlaku pada orang yang baru saja melakukan perjalanan dari daerah penyebaran virus corona.

Tingkat keparahan penyakit ini berkisar dari ringan hingga berat, khususnya orang tua dengan memiliki kondisi medis atau riwayat penyakit terlebih dahulu, seperti misalnya penyakit jantung, diabetes, penyakit paru-paru. Orang dengan kondisi demikian lebih rentan terkena risiko penyakit infeksi virus corona ini ketimbang orang biasa.

Selain gejala umum infeksi virus ini tidak hanya menyerang sistem pernapasan, dalam kasus tertentu infeksi virus ini juga menimbulkan masalah pencernaan, seperti misalnya diare. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pasien corona mengaku kehilangan indera penciuman dan pengecapan ketika terinfeksi virus ini.

Journal of Medical Virology menjelaskan bahwa asal muasla penyakit ini diakibatkan dari paparan daging hewan liar yang terdapat di pasar laut Huanan. Pasar ini menjual hewan-hewan liar seperti ungags dan kelelawar, peneliti menyebut bahwa virus corona yang menginfeksi manusia di akhir Desember 2019 berasal dari ular.

More

Cara Melakukan Pijat Yoni Agar Meraih Multiple Orgasme

Sebagai pasangan suami istri, pasti menginginkan pasangannya untuk bisa saling memuaskan. Untuk bisa saling memuaskan, keduanya memang harus saling terbuka dan menjelaskan apa yang diinginkannya. Sebagai contoh, saat istri ingin mendapatkan kepuasan saat berhubungan intim, kamu harus memberitahukan kepada suami untuk melakukan pijat yoni. Apa itu pijat yoni?

Sederhananya, Yoni dalam bahasa Hindi berarti vagina. Bagi mereka yang mempelajari dan mempraktekkan seks Tantra (aliran spiritual kuno yang juga berasal dari India), vagina dianggap sebagai bagian paling sakral dari tubuh wanita. Dalam Tantra, vagina dipuja dan wajib – kami menekankan kata ‘wajib’ – diperlakukan dengan hormat, kelembutan, dan penuh perhatian.

Pijat ini menjadi momen sensual antara kamu dengan pasangan yang berguna untuk memperkuat hubungan dan membangun kepercayaan. Kamu dan pasanganmu akan saling terhubung satu sama lain yang membawa pada pancaran keutuhan, kebahagiaan, serta kepuasan.

Rasanya memang akan sangat berbeda hal itu dikarekanan meski kamu ingin hasil yang membahagiakan bagi kedua belah pihak, namun pijat yoni ini menawarkan lebih dari apa yang kamu bayangkan tersebut. Saat melakukan pijatan, kamu akan merasa santai dan nyaman, bahkan dirimu bisa dengan bebas mengekspresikan orgasme yang dirasakannya.

Namun perlu diingat, bahwa segala jenis emosi juga bisa muncul saat pijat yoni. Sebagai contoh kesedihan, nafsu, kemarahan, rasa girang, hingga rasa ketidakpedulian. Maka dari itu, ada baiknya untuk tidak terlalu berharap terlalu tinggi karena segala hal bisa terjadi saat pijat. Dan sebagai pengingat bahwa tujuan utama dari pijat ini ialah untuk menghormati dan menghargai seorang istri yang istimewa.

Cara melakukan pijat Yoni

Inilah waktu yang intim di mana waktu sejenak berhenti. Tatap mata pasangan kamu dengan penuh kekaguman dan mulailah mengatur napas secara bersamaan sehingga emosi satu sama lain saling terkait.

Hal ini akan membantu kamu untuk terhubung semakin dalam membawa diri pada keterbukaan sehingga tak ada lagi perasaan yang menghalangi pijat Yoni. Lanjutkan dengan pernapasan yang dalam dan perlahan tetap rileks sepanjang proses.

Saat sudah merasa siap, berbaringlah dengan posisi telentang. Siapkan dua buah bantal, satu untuk menyangga kepala dan satu untuk diletakkan di bawah pinggang. Pastikan panggul kamu jadi lebih tinggi. Secara perlahan buka Yoni kamu, dan biarkan suami duduk nyaman dengan kakinya yang disilangkan di antara kedua kaki kamu. Jangan langsung menuju Miss V. Mulailah dengan memijat bagian-bagian lain dari tubuh untuk melemaskan otot. Dengan tegas namun lembut, remas-remas paha, kaki, lengan, perut, dan payudara. Kemudian sebelum menuju sweet spot, pijat area tulang kemaluan lalu lanjutkan dengan paha bagian dalam.

Para suami, gunakan tangan kananmu untuk menyeimbangkan Tantra, lalu oleskan minyak pijat atau pelumas ke bagian depan Yoni. Tuang hingga ada yang menetes ke bagian bibir luar Miss V. Oleskan minyak dengan lembut pada area bibir luar miss V kemudian gunakan jempol dan telunjuk untuk meremas setiap bagian luar bibir secara perlahan. Gosok ke atas dan bawah sepanjang bibir. Ulangi hal itu lagi dengan bagian bibir dalam, sambil melakukan variasi tekanan dan kecepatan. Jangan lupa untuk istri menunjukkan pada suami apa yang dirasakan enak saat sang suami melakukan pijitan ini.

Pelan-pelan usaplah klitorisnya dengan gerakan melingkar searah jarum jam dan berlawanan. Saat istri sudah siap, dengan lembut lakukan penetrasi menggunakan jari tengah sambil memijak bagian dalam yoni. Rasakan gairah istri yang mulai memuncak yang ditandai dengan napas semakin berat. Ingat untuk selalu bernapas secara perlahan dan sinkron dengan pasanganmu. Ubah kecepatan serta kedalaman saat memijat bagian dalam.

Jangan abaikan setiap inci tubuhnya, naik, turun, jelajahilah semuanya – tanpa menyisakan bagian yang tak tersentuh ketika kamu mencari ‘tempat suci’ dalam Tantra: G-Spot. Temukan Gspot dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas saat jari kamu masih berada di dalam Yoni-nya, lalu tekuk jari dan masuklah lebih dalam.

Lanjutkan pijatan dengan memvariasikan kecepatan, tekanan, dan gerakan – sambil terus menatap mata istri dan bernapas bersamanya. Para wanita, jangan kaget bila ada banyak emosi kuat yang kamu rasakan. kamu mungkin merasa ingin menangis atau malah tertawa terbahak-bahak. Jangan khawatir, bukan berarti kamu adalah orang yang aneh.

Hanya saja semua energi dan emosi yang selama ini terpendam akhirnya terbebas, dan kamu akan disembuhkan. Lanjutkan dan mulailah sberteriak, memaki, menjerit ketika kamu mencapai klimaks. Jangan ditahan, luapkan semua senergi dan emosi yang terpendam. Terus bernapas dengan stabil yang akan menggerakkan energi dan menyebarkannya ke seluruh tubuh.

Multiple orgasms

Ya, ini yang pasti kamu cari: orgasme berulang kali. Multiple orgasm dapat diraih dengan ‘mengendalikan ombak’ dalam istilah Tantra. Jika suami kamu penyayang dan sabar, kamu dapat mempelajari bagaimana mencapai multiple orgasm. Katakan pada suami untuk berhenti ketika Yoni kamu terpuaskan. Lalu, kamu bisa berbaring saja ketika kondisi gairah memuncak yang diliputi rasa senang dan terpuaskan. Minta suami untuk menutup tubuh kamu dengan selimut hangat jika kamu ingin. kamu boleh membiarkan diri kamu untuk berbaring dan menikamti kedamaian yang intim.

Demikianlah praktek pijat yoni agar istri mendapatkan multiple orgasme. Semoga artikel ini bisa membantu membangkitkan gairah kehidupan ranjangmu bersama pasangan.

More

Makanan Bayi 6 Bulan: Apa Yang Perlu Dipersiapkan?

Ketika bayi berusia 6 bulan, mereka dapat menerima makanan padat, namun makanan bayi 6 bulan yang tepat adalah berdasarkan jenis dan tekstur yang tepat untuk diolah. Anda perlu memperhatikan perkembangan bayi apakah sudah siap menerima makanan padat atau masih membutuhkan penyesuaian.

Tanda-Tanda Yang Terjadi Pada Bayi

Untuk mengetahui apakah bayi siap menerima makanan padat, Anda dapat memperhatikan tanda-tanda sebagai berikut pada bayi:

  • Usia bayi

Bayi yang berusia setidaknya 4 bulan dapat menerima makanan padat. Ketika bayi memasuki tahap ini, enzim-enzim pencernaan yang diperlukan untuk mencerna makanan padat sudah bisa diproduksi pada bagian sistem pencernaan.

Meskipun bayi yang berusia 4 bulan dapat menerima makanan padat, banyak pakar menyatakan bahwa orang tua sebaiknya tunggu ketika bayi berusia 6 bulan, karena menurut berbagai riset, bayi yang mengkonsumsi ASI hingga 6 bulan memiliki risiko lebih rendah terhadap alergi, obesitas, dan diabetes.

  • Refleks lidah bayi

Pada awalnya bayi menjulurkan lidah keluar dari mulut, untuk mencegah bayi tersedak ketika mengkonsumsi makanan. Namun, jika bayi berhenti mengeluarkan lidah, artinya mereka siap menerima makanan padat.

Anda mungkin juga perlu memberi makanan padat pada bayi secara perlahan agar si kecil dapat menggunakan waktu sejenak untuk mengunyah dan menelan makanan. Setelah itu Anda dapat memberikannya lagi.

  • Bayi dapat duduk dengan tegak

Tidak hanya perkembangan pada bagian mulut yang terjadi, namun juga pada posisi bayi ketika duduk. Bayi dapat duduk tegak tanpa atau hanya menggunakan sedikit sanggahan.

  • Bayi merasa lapar

Tanda lain yang perlu diperhatikan orang tua adalah bayi akan kemungkinan lebih cenderung merasa lapar ketika memasuki tahap 6 bulan. Walaupun orang tua telah menyusui bayi sesuai kebutuhan, bayi mungkin saja akan merasa lapar dan perlu makan makanan yang padat.

  • Reaksi bayi terhadap makanan

Sudah menjadi sebuah perkembangan pada bayi ketika mereka memasuki usia 6 bulan, karena mereka dapat bereaksi terhadap makanan yang dikonsumsi orang lain, dan mungkin bayi ingin mencobanya. Orang tua juga perlu mengawasi bayi agar tidak mengambil makanan sembarangan.

  • Bayi membuka mulut ketika disuapi

Ketika orang tua memberikan makan pada bayi, bayi akan langsung membuka mulut untuk menerima apa yang akan dikonsumsi.

Cara Memberikan Makanan Padat Kepada Bayi

Tidak hanya tanda-tanda yang akan terjadi, orang tua juga perlu memahami cara untuk memberikan bayi makanan padat. Makanan bayi 6 bulan perlu dilakukan dengan cara berikut:

  • Tekstur makanan

Ketika makan pertama kali, orang tua hanya perlu memberikan satu jenis makanan padat kepada bayi dan teksturnya harus terlihat cair. Setelah bayi terbiasa dengan cara ini, orang tua dapat memberikan kekentalan pada tekstur. Semakin padat makanan yang dimakan bayi, semakin meningkat kemampuan makan pada bayi.

  • Gula dan garam

Ada berbagai bahan makanan yang dapat diolah menjadi bahan yang kental seperti daging ayam, kentang, apel, dan pir, namun tanpa menggunakan gula atau garam tambahan.

  • Makanan dengan risiko alergi rendah

Orang tua sebaiknya pilih makanan untuk bayi yang memiliki risiko alergi rendah. Orang tua juga perlu mencoba makanan yang dipilih untuk bayi untuk mengetahui reaksi bayi terhadap makanan yang dikonsumsi.

Jika bayi tidak memiliki alergi karena makanan yang dikonsumsi dan bisa menerima makanan tersebut, maka aman untuk dikonsumsi. Setelah itu, orang tua dapat memberikan jenis makanan lain kepada bayi.

  • Porsi makan

Porsi makan yang diberikan tentu harus secara bertahap, mulai dari satu sampai dua sendok makan bayi, lalu lebih jika bayi sanggup mengkonsumsi makanan padat seperti orang dewasa.

  • Frekuensi makan

Orang tua sebaiknya atur jadwal makan bayi yang diberikan setidaknya satu kali sehari sampai bayi terbiasa mengunyah makanan padat. Setelah itu, orang tua dapat memberikan lebih banyak atau lebih dari satu kali sehari.

  • Selera makan bayi

Setiap bayi memiliki selera makan yang berbeda. Ada yang dapat mengkonsumsi lebih, namun ada juga yang mengkonsumsi secukupnya. Oleh karena itu, orang tua tidak perlu mengikuti apa yang dianjurkan mengenai takaran makanan yang harus diberikan.

Itulah cara untuk mempersiapkan makanan bayi 6 bulan agar orang tua tidak merasa bingung tentang kapan waktu yang tepat untuk memberikan makanan padat pada bayi. Perkembangan pada pola makan bayi juga membutuhkan waktu, namun orang tua dapat membimbingnya dengan melakukan percobaan-percobaan yang disebutkan di atas.

More

Tanda Fisik Dampak Gejala Kolesterol Tinggi

Ternyata, tidak ada kondisi medis yang menjadi gejala kolesterol tinggi secara spesifik.

Kolesterol merupakan suatu zat hasilan mekanisme tubuh. Ia memiliki kegunaan untuk membantu organ lain dalam serangkaian kerja di dalam tubuh. Kolesterol dalam kadar yang sesuai sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh dalam membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. Masalahnya, beberapa hal kerap membuat pertumbuhannya tak terbendung sehingga menimbulkan satu ketidakserasian. Situasi ini akhirnya menjadikan gejala kolesterol tinggi.

Dalam dunia kedokteran, kolesterol dibagi ke dalam tiga jenis. Perbedaan masing-masing kolesterol ini berdasarkan fungsi dan manfaatnya di dalam tubuh. Ketiga jenis itu antara lain:

  • Low-density lipoprotein (LDL). LDL adalah kolesterol jahat karena berkontribusi terhadap timbulnya plak dan tumpukan lemak yang keras yang dapat menyumbat arteri dan membuat pembuluh darah menjadi kurang fleksibel. Kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis. Jika bentuk gumpalan dan blok arteri menyempit, maka dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.  
  • High-density lipoprotein (HDL). HDL dianggap baik karena dapat membantu menghilangkan kolesterol LDL dari arteri. HDL bertugas membawa kolesterol LDL dari arteri untuk kembali ke hati, yang mana kolesterol akhirnya dipecah dan dihilangkan dari tubuh. Tingkat kolesterol sehat HDL dapat melindungi seseorang dari serangan jantung dan stroke, sementara rendahnya tingkat kolesterol HDL telah terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Trigliserida. Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak dalam darah yang dibutuhkan tubuh untuk diubah menjadi energi. Kadar trigliserida yang tinggi akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Peningkatan trigliserida dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan dan obesitas, kurangnya aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, diet tinggi karbohidrat (lebih dari 60 persen dari total kalori), dan faktor genetik.  

Secara normal, kolesterol total harus berada di bawah angka 200 mg/dl, sedangkan jika kadar kolesterol sudah berada di posisi >240 mg/dl, maka disebut kolesterol tinggi. Kolesterol jahat yang kadarnya tinggi dalam tubuh dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah, yang nantinya dapat berdampak buruk terhadap organ tubuh lain.

Penyakit atau kondisi medis yang disebabkan oleh kolesterol ini disebut dislipidemia. Dislipidemia dalam dunia medis dapat dijelaskan sebagai suatu kondisi di mana terjadi ketidakseimbangan kolesterol akibat tingginya kadar kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi dapat menimbulkan deposit atau simpanan lemak dalam pembuluh darah, yang nantinya lemak tersebut akan menyebabkan kesulitan aliran darah dalam pembuluh darah arteri.

Sebenarnya, selain memeriksakan kadar kolesterol kita di fasilitas medis, gejala kolesterol tinggi dapat dirasakan lewat perubahan atau sensasi yang terjadi di tubuh kita. Nah, dari beberapa sumber tulisan didapatkan macam-macam tanda yang dapat terdeteksi lewat fisik kita berkaitan dengan kadar kolesterol di dalam darah. Ulasan di bawah ini dimaksudkan agar Anda dapat berhati-hati jika merasakan berbagai tanda tersebut, di antaranya:

  1. Sering pusing belakang kepala 

Pusing di belakang kepala diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala. Penyumbatan ini terjadi lantaran kolesterol yang mulai membentuk plak di pembuluh darah. Jika dibiarkan, maka pembuluh darah akan pecah dan menyebabkan stroke. 

  1. Tengkuk dan pundak pegal 

Pegal di tengkuk dan pundak merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut. Aliran darah yang tidak lancar juga disebabkan adanya penyumbatan pembuluh dari kolesterol. 

  1. Sering pegal di tangan dan kaki

Pembuluh darah di tangan dan kaki juga dapat tersumbat akibat penumpukan kolesterol. Pegal di tangan dan kaki akibat penumpukan kolesterol biasanya terjadi terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat. 

  1. Sering kesemutan di tangan dan kaki 

Hampir sama dengan pegal, kesemutan merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar di bagian tubuh tertentu. Kesemutan berhubungan dengan saraf yang tidak mendapat aliran darah. 

  1. Dada sebelah kiri seperti tertusuk 

Dada sebelah kiri berhubungan dengan organ pemompa darah yaitu jantung. Penyumbatan di pembuluh darah sekitar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti ditusuk. Bahkan rasa nyeri bisa menjalar hingga ke daerah di sekitar leher. Nyeri dada juga bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung.

Kurang lebih itulah beberapa tanda-tanda fisik yang bisa terjadi sejurus dengan gejala kolesterol tinggi di dalam tubuh Anda. Jika Anda mulai merasakan satu atau beberapa tanda yang disebutkan di atas, ada baiknya segeralah lakukan pemeriksaan kesehatan. Penanganan cepat dan sesegera mungkin terkait kondisi ini mungkin bisa memberi peluang yang lebih besar terhadap kualitas kehidupan Anda selanjutnya.

More

3 Tips Menjalani Program Anak Kembar

Motivasi setiap pasangan untuk memiliki anak kembar sangat beragam. Ada pasangan yang ingin memiliki dua anak dan tidak ingin melewati fase melelahkan momong bayi dua kali, sehingga memiliki bayi kembar menjadi pilihan. Ada juga yang tergoda memiliki bayi kembar sebab terlihat sangat menyenangkan merawat dua bayi sekaligus, mereka bisa dipakaikan pakaian atau sepatu yang sama misalnya.

Apa pun alasannya, sah-sah saja untuk menginginkan anak kembar. Namun, biasanya memiliki anak kembar memang tidak mudah. Itulah sebabnya, banyak pasangan yang memilih untuk mengikuti program anak kembar.

Faktor yang memengaruhi kehamilan kembar

Mengikuti program anak kembar artinya memberikan ruang untuk intervensi medis. Sebab, tanpa intervensi medis, memiliki anak kembar memang sangat bergantung pada faktor-faktor alami.

Berikut ini beberapa faktor yang akan menentukan kehamilan kembar.

1. Keturunan

Cobalah lihat pengalaman di dalam keluarga Anda dan pasangan. Apabila di dalam keluarga Anda atau pasangan yang melahirkan anak kembar, kemungkinan besar Anda dan pasangan juga memiliki peluang untuk memiliki anak kembar.

Umumnya, peluang tersebut akan semakin besar, jika kehamilan kembar terdapat pada garis keturunan wanita atau istri. Ada studi yang menyatakan bahwa wanita yang di dalam keluarganya memiliki riwayat melahirkan anak kembar, berpeluang sebesar 1:60 untuk melahirkan anak kembar juga. Sedang, bila kehamilan kembar berada pada garis keturunan laki-laki, peluangnya turun menjadi 1:125.

2. Usia

Saat membaca bahwa usia menjadi faktor penentu kehamilan kembar, apakah Anda berpikir bahwa usia yang lebih muda akan semakin mudah mengalami kehamilan kembar?

Sayang sekali, perkiraan Anda keliru. Sebab khusus untuk kehamilan kembar, peluangnya justru akan semakin besar apabila usia ibu saat mengandung sudah di atas 30 tahun. Apalagi bagi wanita di akhir usia 30-an.

Kondisi tersebut terjadi karena pada wanita dengan usia di atas 30 tahun, ada peluang dilepaskan dua sel telur sekaligus pada saat ovulasi. Peluang hamil kembar khususnya meningkat pada rentang usia 35-40 tahun dan sudah pernah hamil sebelumnya. Namun, karena risiko medis yang mungkin terjadi, biasanya dokter tidak merekomendasikan kehamilan di usia tersebut.

3. Postur

Postur dalam hal ini merujuk pada tinggi badan dan berat badan. Konon wanita dengan postur besar memiliki peluang lebih besar pula untuk hamil kembar.

Sayangnya, hubungan antara postur dan kehamilan kembar belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Dugaan sementara, wanita dengan postur besar dianggap menyerap nutrisi lebih baik dibandingkan dengan wanita berpostur kecil, sehingga memiliki sistem reproduksi yang lebih baik. Masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan hal ini.

Tips menjalani program anak kembar

Di luar faktor alami tersebut, Anda tetap dapat memiliki anak kembar dengan mengikuti program anak kembar. Artinya, Anda melibatkan bantuan medis agar dapat mengalami kehamilan kembar.

Dokter spesialis kandungan akan membantu Anda untuk merencanakan program anak kembar. Baik dengan metode clomiphene, gonadotropin, maupun In Vitro Fertilization (IVF).

Namun menjalani program anak kembar tidak menjamin pasti Anda dapat hamil kembar. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan upaya-upaya agar peluang hamil kembar dapat meningkat. Berikut ini tips untuk Anda.

1. Mempersiapkan diri

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kehamilan merupakan hal yang menantang. Hamil satu anak saja memiliki banyak tantangan, apalagi dua anak sekaligus. Maka, persiapan diri perlu dilakukan, bukan hanya bagi calon ibu, melainkan para calon ayah pun perlu mempersiapkan diri.

Dari sisi ibu, hal pertama yang perlu disiapkan adalah mental. Kesiapan mental ibu sangat menentukan keberhasilan program anak kembar.

Selanjutnya, sebagai pasangan, Anda dan pasangan perlu membekali diri dengan wawasan yang memadai tentang bagaimana merawat anak kembar, segala tantangan yang mungkin muncul serta solusinya.

2. Konsumsi asam folat

Bagi calon ibu yang sangat menginginkan anak kembar, disarankan untuk memperbanyak asupan asam folat. Bisa melalui suplemen atau asupan makanan yang kaya akan asam folat, seperti sayuran hijau, kacang merah, alpukat, dan lain sebagainya.

3. Banyak mengonsumsi produk susu

Disebutkan dalam sebuah penelitian, wanita yang rutin mengonsumsi susu beserta produk olahannya memiliki peluang lima kali lebih besar untuk hamil kembar.

Selanjutnya, berdiskusilah dengan dokter kandungan yang merawat Anda untuk melakukan program anak kembar. Pastikan juga Anda memperoleh informasi mengenai segala risiko yang mungkin timbul.

More

Operasi Turun Berok

Turun berok, atau istilah lain sebagai hernia, merupakan suatu kondisi dimana jaringan dan organ dalam tubuh menjulur keluar melalui jaringan otot yang tidak dapat menopang. Kondisi turun berok biasanya akan semakin memburuk. Oleh karena itu, operasi turun berok perlu dilakukan untuk mencegah masalah tersebut.

Jika pasien mengalami kondisi seperti ini, mereka dapat melakukan operasi turun berok. Namun, operasi tersebut bergantung pada ukuran dan gejala yang dialami penderita. Operasi turun berok dapat dilakukan dengan menaruh organ atau jaringan yang keluar kembali di dalam tubuh.

Pasien yang mengalami turun berok sebaiknya menjalani operasi, karena turun berok biasanya tidak dapat sembuh dengan sendiri. Dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan operasi turun berok jika pasien mengalami rasa nyeri pada tubuh sehingga dapat mengganggu aktivitasnya.

Pada sebagian kasus, hernia juga dapat menyebabkan terjebaknya atau berhentinya jaringan pada aliran darah di dalam tubuh sehingga dapat membentuk jaringan mati atau yang disebut sebagai gangren. Kondisi ini disebut sebagai hernia strangulata atau usus yang terjepit.

Pasien Yang Perlu Menjalani Operasi Turun Berok

Pada umumnya, pasien yang mengalami berbagai bentuk hernia perlu melakukan operasi turun berok. Kondisi-kondisi hernia yang dialami pasien sehingga membutuhkan operasi turun berok adalah sebagai berikut:

  • Hernia dengan gejala tertentu

Pasien yang mengalami hernia yang memicu nyeri atau rasa tidak nyaman dan jika kondisinya memburuk, maka perlu menjalani operasi turun berok.

  • Hernia inkarserata

Hernia inkarserata terjadi karena jaringan terjebak di dalam dinding perut.

  • Hernia strangulata

Hernia strangulata terjadi karena bagian usus yang terjepit sehingga perlu dicegah dengan operasi.

Prosedur Operasi Turun Berok

Jika Anda menderita hernia, Anda sebaiknya menjalani operasi turun berok. Namun, sebelum menjalani operasi turun berok, Anda perlu melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Beritahu dokter jika Anda hamil.
  • Beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat-obatan, terutama jika Anda konsumsi obat pengencer darah seperti aspirin dan ibuprofen.
  • Tanyakan dokter jika Anda perlu mengkonsumsi obat tertentu sampai hari operasi. Jika diperbolehkan dokter, Anda perlu menggunakan obat sesuai arahan dokter.
  • Puasa sesuai arahan dokter.

Sebelum melakukan operasi, dokter juga akan membius Anda dengan bius total, bius regional, atau bius lokal. Setelah dibius, dokter dapat melakukan operasi turun berok dengan dua teknik, antara lain:

  • Bedah terbuka

Dokter akan memulai operasi dengan membuat sayatan pada bagian tubuh di dekat area hernia. Setelah membuka sayatan, dokter akan mengembalikan atau mengangkat hernia dari jaringan sekitarnya.

Dokter kemudian memberi jahitan pada jaringan otot yang lemah. Dokter juga akan memasang jaring sintetis (mesh) untuk memperkuat dinding otot yang lemah. Setelah itu dokter menjahit sayatan.

  • Operasi laparoskopi

Dokter akan memulai teknik operasi ini dengan memberikan 3 sampai 5 sayatan kecil pada bagian tubuh yang mengalami hernia. Dokter akan menggunakan alat laparoskop, yang merupakan tabung dengan kamera pada bagian ujung, agar dapat melihat isi perut pasien.

Dokter kemudian menggunakan gas yang dialirkan ke dalam perut untuk memperlebar ruang dalam perut dan dapat melihat organ dalam perut lebih jelas. Setelah itu dokter menggunakan alat bedah kecil untuk memperbaiki hernia. Cara memperbaiki hernia adalah dengan menjahit otot yang lemah dan memasang mesh.

Setelah itu, dokter mengeluarkan laparoskop dan alat lainnya dari perut. Dokter kemudian menjahit bagian tubuh yang disayat.

Apa Yang Perlu Dilakukan Setelah Menjalani Operasi Turun Berok?

Setelah selesai melakukan operasi turun berok, kondisi pasien akan dipantau oleh dokter. Selain itu, pasien perlu melakukan janji temu dengan dokter untuk melihat perkembangan pada tubuh yang telah dioperasi dan melepas bekas jahitan.

Proses pemulihan berlangsung sekitar satu minggu. Selama masa pemulihan berlangsung, pasien sebaiknya gunakan waktu untuk beristirahat dan jangan terlalu banyak melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban.

Komplikasi

Selain itu, operasi turun berok dapat menimbulkan komplikasi. Komplikasi yang memungkinkan terjadi adalah sebagai berikut:

  • Reaksi alergi terhadap obat-obatan.
  • Gangguan pernafasan.
  • Pendarahan.
  • Infeksi.
  • Kerusakan pada saraf.
  • Kerusakan pada pembuluh darah atau organ.
  • Nyeri.
  • Kambuh.
More